Ilegal, Operasional Jouska Dihentikan oleh Satgas Investigasi

Ilegal, Operasional Jouska Dihentikan oleh Satgas Investigasi

Untuk merespon secara dini pengaduan masyarakat yang merasa dirugikan oleh Jouska, Satgas Waspada Investasi (SWI) telah memanggil PT Jouska Finansial Indonesia yang dihadiri Aakar Abyasa selaku pemilik dan pemimpin serta pengurus Jouska lainnya.

Dalam rapat yang dipimpin Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing tersebut ditemukan fakta mengenai legalitas dan model bisnis Jouska, yakni:

Pertama, PT Jouska Finansial Indonesia mendapatkan izin di Online Single Submission (OSS) untuk kegiatan jasa pendidikan lainnya.

Kedua, Dalam operasinya PT Jouska melakukan kegiatan seperti Penasehat Investasi sebagaimana dimaksud dalam UU Pasar Modal, yaitu pihak yang memberi nasihat kepada pihak lain mengenai penjualan atau pembelian efek dengan memperoleh imbalan jasa.

Ketiga, Bahwa PT Jouska melakukan kerjasama dengan PT Mahesa Strategis Indonesia dan PT Amarta Investa Indonesia dalam pengelolaan dana nasabah seperti kegiatan Manajer Investasi.

Baca Juga:  Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Ditangkap KPK

Dalam rapat tersebut, Tongam juga menerangkan bahwa Satgas Waspada Investasi mengeluarkan sejumlah keputusan:

a. Menghentikan kegiatan PT Jouska Finansial Indonesia yang melakukan kegiatan usaha sebagai Penasehat Investasi dan/atau Agen Perantara Perdagangan Efek tanpa izin.

b. Menghentikan kegiatan PT Mahesa Strategis Indonesia dan PT Amarta Investa Indonesia yang diduga melakukan kegiatan Penasehat Investasi, Manajer Investasi atau Perusahaan Sekuritas tanpa izin.

c. Melakukan pemblokiran situs, web, aplikasi dan medsos ketiga perusahaan tersebut melalui Kemenkominfo.

d. Meminta PT Jouska bertanggungjawab menyelesaikan semua permasalahan yang terjadi dengan nasabah secara terbuka dan mengundang nasabah untuk diskusi menyelesaikan masalah tersebut. Masyarakat yang merasa dirugikan diminta agar menghubungi PT Jouska.

Baca Juga:  Jokowi Ingin Liga 1 2021 Segera Dimulai

e. PT Jouska diminta segera mengurus perizinan sesuai kegiatan usahanya.

“Kita saat ini sedang membangun pasar modal yang kredibel dan terpercaya. Masyarakat yang ingin melakukan investasi di pasar modal agar selalu meneliti izin kegiatan perusahaan baik sebagai penasehat investasi, manajer investasi atau perusahaan sekuritas,” imbuhnya.

Tongam juga menuturkan bahwa Aakar Abyasa menerima hasil keputusan rapat Satgas Waspada Investasi tersebut.

Diberitakan sebelumnya, PT Jouska Finansial Indonesia dipermasalahkan oleh salah satu kliennya, Muhammad Abdurrahman Khalis. Jouska dinilai melakukan pengelolaan dana yang tidak sesuai dengan kesepakatan dengan klien sehingga menimbulkan kerugian.

Tags: , ,