Inggris Bekerja Sama Dengan Jepang Dalam Pengembangan 5G Setelah Blokir Huawei

Blokir Huawei, Inggris Gandeng Jepang Dalam Pengembangan 5G

Setelah memblokir Huawei Technologies, Inggris meminta Jepang untuk membantu membangun jaringan Internet 5G sebagai langkah selanjutnya dalam perang teknologi dan keamanan global antara Amerika Serikat dan Cina.

Inggris telah menominasikan dua perusahaan Jepang, NEC Corp dan Fujitsu Ltd, sebagai pemasok alternatif potensial untuk menggantikan Huawei, menurut laporan Nikkei Asian Reviews dan dilansir dari Reuters, Senin (20/20/2020).

Sebuah laporan Nikkei mengatakan para pejabat Inggris bertemu dengan beberapa perusahaan Jepang di Tokyo pada hari Kamis, dua hari setelah Inggris memerintahkan peralatan Huawei untuk dihapus dari jaringan 5G pada akhir tahun 2027.

Nikkei mengatakan langkah terbaru ini mencerminkan upaya Inggris untuk memperkenalkan pemasok peralatan baru guna mendorong persaingan dan membantu memangkas biaya operator telekomunikasi selama pembangunan 5G.

Baca Juga:  DPT Pilkada Sukoharjo Berkurang Hampir 2000, Kok Bisa?

Pada hari Minggu kedutaan besar Inggris di Tokyo dan Fujitsu tidak segera menanggapi permintaan email atau pesan. Sekretariat Kabinet Jepang dan NEC tidak menjawab panggilan. Huawei dan Kementerian Luar Negeri Cina tidak memiliki komentar apapun.

Menteri digital Inggris Oliver Dowden pekan lalu mengatakan Inggris bekerja dengan sekutunya untuk mendorong persaingan yang lebih ketat dengan Huawei, menunjuk perusahaan dari Finlandia, Swedia, Korea Selatan dan Jepang.

Pekan lalu, Menteri digital Inggris Oliver Dowden mengatakan bahwa Inggris bekerja dengan sekutunya untuk mendorong persaingan yang lebih dekat dengan Huawei, menunjuk perusahaan dari Finlandia, Swedia, Korea Selatan dan Jepang.

Lalu, apakah dengan bergabung nya dua perusahaan Jepang ini akan memberikan dampak yang lebih positif dibandingkan ketika kerja sama dengan Huawei? Atau mungkin malah sebaliknya?

Tags: , ,