Ini Respon Huawei Terkait Pemblokiran Jaringan 5G Inggris

Ini Respon Huawei Terkait Pemblokiran Jaringan 5G Inggris

Perdana Menteri Boris Johnson mengumumkan pemblokiran Huawei. Dia mengatakan seharusnya tidak ada lagi perangkat Huawei di jaringan 5G Inggris pada akhir 2027. Jadi apa tanggapan Huawei?

Juru bicara Huawei Inggris, Edward Brewster menyebut kebijakan itu sangat mengecewakan dan buruk bagi semua warga Inggris yang memiliki ponsel.

“Ini akan memperlambat laju perkembangan digital di Inggris, mendongkrak biaya tagihan menjadi lebih mahal, dan kesenjangan digital di negeri tersebut akan makin lebar. Keputusan ini alih-alih justru akan membawa Inggris ke kemunduran, bukan kemajuan,” ungkap Edward Brewster dalam keterangan resmi, Rabu (15/7/2020).

Edward Brewster juga meminta pemerintah Inggris untuk mempertimbangkan kembali keputusannya. Huawei masih percaya bahwa pembatasan baru yang diserukan oleh Amerika Serikat tidak akan mempengaruhi daya tahan atau keamanan produk yang kami suplai ke Inggris.

Baca Juga:  Google Play Music Pensiun, Bagaimana Nasib Penggunanya?

“Sangat disayangkan masa depan kami di Inggris telah dipolitisasi dan ini bukan tentang isu keamanan, namun semata-mata karena terkait isu kebijakan dagang AS. Selama dua puluh tahun, Huawei selalu fokus untuk membangun negara Inggris yang terhubung lebih baik.”

“Sebagai pelaku bisnis yang memiliki tanggung jawab tinggi, kami senantiasa menjunjung tinggi untuk senantiasa memberikan dukungan penuh kepada para pelanggan kami guna mendukung terwujudnya Inggris yang makin terhubung dan lebih baik.”

Sebelumnya, Menteri Digital Inggris Oliver Dowden dihadapan Parlemen mengungkapkan salah satu alasan pemblokiran Huawei adalah sanksi baru AS kepada Huawei. Sanksi baru berupa larang China menggunakan suku cadang chip dari perusahaan AS dengan alasan keamanan nasional.

“Ini bukan kebijakan yang mudah, tetapi ini kebijakan yang tepat bagi jaringan telekomunikasi Inggris, untuk keamanan nasional dan ekonomi kita, untuk sekarang dan masa yang akan datang,” ujar Oliver Dowden, seperti dikutip dari Reuters.

Baca Juga:  Uni Emirat Arab Resmikan Nama Jalan Presiden Joko Widodo di Abu Dhabi

Duta Besar China untuk Inggris Liu Xiaoming menggambarkan keputusan untuk memblokir Huawei dari proyek infrastruktur 5G Inggris sebagai keputusan yang mengecewakan dan salah.

“Keputusan Itu menjadi pertanyaan apakah Inggris dapat menyediakan lingkungan bisnis yang terbuka, adil dan tidak diskriminatif pada perusahaan dari negara lain,” ujarnya.

Presiden AS Donald Trump memang meminta sekutunya untuk mengecualikan Huawei dari proyek jaringan 5G karena alasan keamanan nasional. Dia mengancam tidak akan bekerja sama dengan negara-negara yang masih menggunakan perangkat Huawei.

Tags: , , , ,