Inilah Sanksi Bagi yang Nekat Merokok di Kawasan Tanpa Rokok di Solo

Inilah Sanksi Bagi yang Nekat Merokok di Kawasan Tanpa Rokok di Solo

Sanksi penuh bagi pelanggar aturan larangan merokok di kawasan tanpa rokok atau KTR akan segera diterapkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Solo.

Dasar hal ini adalah Peraturan Daerah No. 9/2019 tentang KTR.

Diketahui, selama dua tahun pemberlakuan perda tersebut belum terlalu maksimal. Pasalnya, perilaku merokok di KTR masih terus ditemukan.

Tetapi, sanksi denda maupun pidana belum diterapkan selama dua tahun tersebut lantaran dalam masa sosialisasi.

Arif Darmawan selaku Ketua Satpol PP Solo menyampaikan bahwa sejumlah kendala masih ditemui dalam dua tahun setelah pengesahan Perda KTR.

Melansir dari solopos, Arif mengatakan, “Kami sudah memasang spanduk larangan merokok di KTR Solo, namun laporan kepada kami masih banyak temuan puntung rokok maupun bungkus rokok. Saat petugas di lokasi, pengunjung patuh, namun sesudah petugas pergi, ya mereka mulai merokok lagi”.

Baca Juga:  Penyebab Tewasnya Remaja Klaten Usai Latian Silat Terungkap

Ia menambahkan bahwa upaya persuasif sudah dilakukan dalam dua tahun masa sosialisasi.

Kini sudah saatnya Pemkot lebih tegas dalam penerapan aturan tersebut.

Implementasi aturan tersebut bakal dilakukan lebih ketat pada tahun ini. Sanksi juga telah disiapkan, yakni untuk yang merokok di KTR Solo, perokoknya didenda Rp 1 juta dan atau kurungan 3 bulan.

Lalu untuk produksi rokok di KTR dikenai denda Rp 50 juta dan atau kurungan 6 bulan.

Sementara untuk pelanggaran pemasangan IPS (iklan, promosi, sponsor) rokok di KTR dan menjual rokok kepada anak di bawah umur adalah dikenai denda Rp 50 juta dan kurungan 6 bulan.

Sementara itu, Dinas Kesehataan Kota (DKK) Solo terus menginisiasi pengembangan Kampung Bebas Asap Rokok (KBAR).

Baca Juga:  Kaesang Janjikan Bintang Piala Menpora Untuk Persis Solo

Hingga awal 2021, tercatat telah ada sebanyak 76 KBAR yang terbentuk, di mana delapan di antaranya mendapatkan penguatan program oleh Yayasan Kepedulian untuk Anak Surakarta (Kakak).

Tags: , ,