Istri dan Anak Pasien Covid-19 yang Kabur dari RS Moewardi Selesai Karantina

Istri dan Anak Pasien Covid-19 yang Kabur dari RS Moewardi Selesai Karantina

Pada hari Rabu (11/11/2020) ini, istri dan anak dari pasien positif Covid-19 yang melarikan diri dari RS Moewardi Solo dipastikan selesai menjalani karantina mandiri.

Untuk informasi, mereka dinyatakan positif Covid-19 tiga hari setelah pasien berusia 41 tahun asal Kecamatan Jebres tersebut melarikan diri dari rumah sakit.

Selama mereka menjalani karantina mandiri, semua kebutuhan mereka sehari-hari dipenuhi oleh relawan Jogo Tonggo.

Pada hari Senin (9/11/2020) lalu, Sulistiarini selaku Camat Jebres menuturkan, “Tanggal 11 November 2020 mereka selesai karantina mandiri”.

Dengan selesainya masa karantina tersebut, maka dapat dipastikan bahwa istri dan anak dari pasien yang melarikan diri dari rumah sakit itu negatif virus Covid-19.

Baca Juga:  FX Rudy Kritik Rencana Proyek Triliunan Bajo, Apa Tanggapan Relawan Bajo?

Namun soal keberadaan pasien yang melarikan diri itu, Sulis menyampaikan bahwa masih terus mencari informasi keberadaannya.

Pihaknya meminta kepada keluarga yang bersangkutan untuk aktif melapor kepada Satgas Penanganan Covid-19 seandainya pasien yang kabur pulang ke rumah.

Siti Wahyuningsih selaku Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, sebelumnya menjelaskan bahwa istri dan anak pasien positif Covid-19 yang melarikan diri diketahui positif berdasarkan hasil pemeriksaan swab.

Mereka menjalani pemeriksaan swab pada hari Rabu (28/10/2020). Kemudian hasilnya keluar diketahui positif tertular Covid-19, Jumat (30/11/2020).

Karena tidak mengalami gejala atau OTG, mereka disarankan untuk melaksanakan karantina mandiri di rumah.

Diberitakan sebelumnya, seorang pasien Covid-19 asal Kecamatan Jebres, Solo, kabur saat menjalani perawatan di RS Moewardi pada hari Selasa (27/10/2020) silam.

Baca Juga:  Penyebaran Covid-19 Klaster Pasar Sidoharjo Selesai

Pria 41 tahun itu diketahui tidak pulang ke rumah setelah melarikan diri dari ruang isolasi.

Hingga dua pekan, pasien tersebut kini belum juga ditemukan.

Tags: , ,