Isu Kaesang Disebut Ghosting Felicia Tissue, Apa Itu?

Isu Kaesang Disebut Ghosting Felicia Tissue, Apa Itu?

Pada hari Minggu (7/3/2021) kemarin, anak bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) yakni Kaesang Pangarep, jadi trending topic Twitter Indonesia.

Hal tersebut terjadi karena viral kabar Kaesang ghosting dan putus dengan kekasihnya yaitu Felicia Tissue.

Kaesang dan Felicia dikabarkan putus setelah lima tahun menjalin hubungan. Saling unfollow di media sosial dan hilangnya semua foto Felicia di akun Instagram Kaesang semakin memperkuat kabar usainya hubungan pasangan ini.

Kata “Ghosting” pun jadi trending topic di Twitter. Hingga hari Minggu (7/3/2021) pukul 16.30 WIB, kata kunci ini mendapat lebih dari 33.000 twit.

Istilah ghosting memang cukup populer di kalangan anak muda dan rupanya tidak semua orang memahami arti ghosting. Lantas, apa itu ghosting?

Dalam konteks kekinian, istilah ghosting dikaitkan dengan hubungan percintaan.

Kata ghosting merupakan kata dalam bahasa gaul. Ghosting adalah istilah yang berasal dari Bahasa Inggris. Secara makna kamus, arti ghosting adalah berbayang.

Tapi ghosting yang sering digunakan di media sosial sekarang bukan yang memiliki arti secara bahasa (berbayang).

Secara istilah, ghosting adalah keadaan di mana seseorang tiba-tiba menghilang begitu saja tanpa penjelasan. Padahal sebelum-sebelumnya sering berkomunikasi.

Istilah ini dekat dengan pemberi harapan palsu (PHP), karena biasanya orang yang di-ghosting sudah berharap lebih dari komunikasi yang selama ini sudah dijalin.

Sebagian besar persepsi masyarakat untuk definisi ghosting ada dalam konteks digital. Misalnya, seorang teman atau kekasih tidak menanggapi pesan atau telepon.

Mengutip Mens Health, jika seseorang merasa takut, biasanya itu berarti mereka tidak dapat meneruskan hubungan lagi. Akan tetapi, mereka tidak ingin melalui proses yang sulit untuk menjelaskannya.

Masalahnya adalah, ghosting sama sekali tidak memperhitungkan perasaan orang lain. Jika Anda adalah orang yang di-ghosting, Anda dibiarkan tergantung tanpa kejelasan dan banyak perasaan yang belum diketahui.

Dilansir dari Helathline, menurut hasil dari dua studi pada 2018, sekitar 25 persen orang telah melakukan ghosting.

Sementara itu, menurut Psychology Today, ghosting adalah fenomena yang dialami sekitar 50 persen pria dan wanita yang menjalani hubungan cinta.

Menurut Psikolog Klinis sekaligus Co-founder Ohana Space Veronica Adesla, ghosting rentan terjadi dalam hubungan jarak jauh alias LDR. Sementara kunci sukses dalam menjalin hubungan LDR yang utama adalah pola kelancaran dalam berkomunikasi.

Tags: , ,