Jaga Debat Pilkada Solo 2020, Ratusan Aparat Gabungan Disiagakan

Jaga Debat Pilkada Solo 2020, Ratusan Aparat Gabungan Disiagakan

Untuk mengamankan jalannya proses debat Pilkada Solo yang berlangsung hari Jumat (6/11/2020) malam di Hotel Sunan, Polresta Solo menerjunkan sebanyak 250 personel gabungan dari TNI dan Polri.

Tidak hanya untuk pengamanan, aparat juga akan memastikan bahwa tidak ada pendukung dari kedua pasangan calon yang datang ke lokasi diselenggarakannya debat.

Pada hari Kamis (5/11/2020) Kombes Pol Ade Safri Simanjutak selaku Kapolresta Solo mengatakan, bahwa jumlah aparat gabungan tersebut adalah sebanyak 210 personel dari unsur kepolisian, sementara sisanya adalah personel dari unsur TNI.

Ade menambahkan, bahwa fokus utama aparat adalah mencegah para pendukung paslon datang untuk menghindari kerumunan sebagai upaya dalam rangka mencegah penularan Covid-19.

Baca Juga:  Kasus Maybank Solo, Pihak Provider Turut Diperiksa

Kapolresta mengatakan, “Kami dibantu oleh Brimob dan Ditsamapta Polda Jawa Tengah dalam mengamankan jalannya debat. Kami sudah berkoordinasi dengan paslon, ketua tim pemenangan, dan parpol agar tidak beriringan datang ke lokasi debat”.

Ade juga menegaskan, bahwa para pendukung paslon tidak perlu datang ke lokasi debat, karena acara tersebut akan disiarkan langsung oleh salah satu stasiun televisi nasional, begitu juga tayangan ulangnya.

Ia menambahkan, “Tidak disarankan untuk nobar, karena berpotensi menimbulkan kerumunan massa dan di tengah pandemi ini kerumunan massa sangat rentan terhadap penyebaran Covid-19 secara masif”.

Jika saat acara debat para pendukung tetap nekat datang ke lokasi acara, mereka akan dikenai beberapa tindakan, mulai dari peringatan, hingga pembubaran.

Baca Juga:  Paslon Bajo Akan Bentuk Majelis Penasihat Wali Kota Jika Menang Pilkada Solo

“Kalau terjadi di ring luar giat, Polri akan lakukan pembubaran kerumunan massa untuk cegah atau memutus mata rantai penyebaran covid di tengah pandemi,” kata Ade.

“Dan jika melawan, ada aturan pidana yg lebih keras yang akan kita terapkan, baik itu KUHP, UU Wabah Penyakit Menular maupun UU Kekarantinaan Kesehatan,” imbuh Kapolres.

Tags: , ,