Jateng di Rumah Saja, Bupati Karanganyar: Sunnah Muakad

Jateng di Rumah Saja, Bupati Karanganyar: Sunnah Muakad

Saat pelaksanaan Jateng di Rumah Saja pada 6-7 Februari mendatang, Juliatmono selaku Bupati Karanganyar tidak akan menutup pasar maupun tempat wisata.

Yuli sapaan akrab Bupati Karanganyar itu hanya meminta masyarakat untuk mengurangi aktivitas yang tidak perlu saat akhir pekan tersebut.

Pada hari Kamis (4/2/2021) kemarin, Yuli mengatakan, “Gubernur membuat surat edaran untuk dua hari di rumah saja. Saya menghormati, sebagai anak tentu orang tua mengingatkan. Saya diingatkan saya terima kasih, tapi kami punya metode yang lain juga”.

Pihaknya mengakui bahwa akan terus memperketat pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang masih berlaku hingga 8 Februari mendatang.

Menurutnya, hal tersebut selaras dengan gerakan Jateng di Rumah Saja yang diinisiasi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tersebut.

Baca Juga:  Proyek Revitalisasi Jembatan Mojo Sudah Dimulai, Hanya Kendaraan Roda 2 yang Bisa Lewat

Yuli menjelaskan, “Ya saya tetap memperlakukan seperti PPKM yang kemarin. Kan masih dalam masa PPKM. Nah surat edaran pak gubernur kita sikapi dengan baik. Saya terjemahkan di lapangan, ‘hei masyarakat Karanganyar jika tidak dalam hal yang sangat penting sekali, tolonglah di rumah saja’. Berikan sedikit pengorbanan untuk di rumah saja”.

Meski ia tidak menerangkan dengan gamblang, namun Yuli menyiratkan tidak akan melakukan penutupan pasar maupun tempat wisata, seperti yang tertera dalam SE Gubernur.

Pihaknya hanya mengimbau agar warga tidak perlu ke luar rumah jika tidak memiliki kepentingan.

“Surat edaran itu kalo bahasa agamanya sunah muakad. (Artinya) Lebih disangatkan, mengefektifkan kemanfaatan, nilai manfaatnya. Daripada keluar yang tidak bermanfaat, mending di rumah”, tambahnya.

Orang nomer satu di Bumi Intanpari itu juga menyampaikan, bahwa bagi warga yang memang harus beraktivitas ke luar, pihaknya tidak melakukan pelarangan.

Baca Juga:  Pembangunan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo Hampir Selesai, Kapan Peresmiannya?

Hanya saja, pihaknya terus meminta masyarakat untuk terus memperketat protokol kesehatan.

“Pakai pendekatan PPKM. Kalau profesi anda manfaatnya mesti berjualan di pasar, dimanfaatkan saja. Seyogianya yang merencanakan wisata keluar kota itu dihindari, dua hari di rumah saja”, katanya lagi.

Sementara itu, Martadi selaku Kepala Dinas Perdagangan Karanganyar turut membenarkan bahwa pasar tidak akan ditutup.

Martadi menyebut bahwa hingga saat ini belum ada perintah untuk melakukan penutupan pasar terutama pada 6-7 Februari mendatang.

Ia mengatakan, “Yang jelas sampai sekarang belum ada perintah dari Pak Bupati untuk menutup pasar”.

Tags: , ,