Jelang Akhir Jabatannya, Wali Kota Solo Titip Proyek Pasar Legi

Jelang Akhir Jabatannya, Wali Kota Solo Titip Proyek Pasar Legi

Menjelang masa pensiun, FX Hadi Rudyatmo selaku Wali Kota Solo masih menyisakan tugas yakni membangun Pasar Legi Solo yang terbakar habis pada 2 tahun yang lalu.

Proyek tersebut ia titipkan kepada seluruh pihak agar nanti saat proses pembangunan tidak boleh terganggu.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Rudy, sapaan akrab Wali Kota Solo, pada saat peletakan batu pertama rehabilitasi pembangunan pyoyek Pasar Legi.

Pihaknya tidak dapat mengawal proses pembangunan pasar tersebut hingga selesai lantaran masa jabatan Rudy berakhir pada Februari 2021.

Pada hari Jumat (20/11/2020) kemarin, Rudy mengatakan, “Pesan saya, kalau karena proses pembangunan besok saya sudah tidak jadi wali kota, saya harap tidak boleh ada yang merecoki”.

Baca Juga:  Dua Pegawai Terpapar Covid-19, ISI Solo Lockdown Seminggu

Menurut Rudy, gangguan dalam proses pembangunan dapat terjadi.

Ia mengajak pemangku wilayah bersama para pedagang agar turut mengawal proses pembangunan hingga berlangsung dengan lancar.

Rudy menambahkan, “Nggak boleh ada yang menghalangi material masuk ke sini, nggak boleh ada yang minta jatah. Pak lurah, pak camat, mohon dimonitor. Pedagang juga ikut bertanggung jawab”.

Ia menilai bahwa kelancaran dalam pembangunan adalah salah satu bukti bahwa Solo ramah untuk investor.

Rudy juga berharap Pasar Legi dapat berdampak positif bagi pasar tradisional lainnya.

Ia menjelaskan, “Keamanan seperti ini supaya investor di Solo ini nyaman. Kemudian, nanti Pasar Legi ini jadi pasar induk, harapannya pasar tradisional lain kan jadi naik”.

Baca Juga:  Tim Gabungan Bersenjata Tertibkan Baliho Habib Rizieq di Solo

Di sisi lain, Cakra Nagara selaku Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jawa Tengah menjelaskan bahwa pembangunan Pasar Legi Solo menghabiskan dana Rp 104 miliar dari APBN 2020.

Untuk kontrak pekerjaan proyek tersebut berlangsung selama sekitar 13 bulan.

Cakra menuturkan, “Masa kerjanya 390 hari, sampai 26 November 2021, pelaksanaan sekitar 13 bulan pembangunan sejak kontrak diteken”.

Untuk tambahan informasi, bangunan Pasar Legi akan dibangun seluas 10.200 meter persegi di atas lahan seluas 20.100 meter persegi. Pasar juga akan dibangun tiga lantai dengan konsep green building.

Tags: , ,