Jenguk Pesilat Korban Penganiayaan, Kapolresta Berikan Santunan

Jenguk Pesilat Korban Penganiayaan, Kapolresta Berikan Santunan

Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak selaku Kapolresta Surakarta mengunjugi rumah tiga anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) yang menjadi korban penganiayaan oleh orang tak dikenal pada Selasa (15/9) dini hari yang lalu.

Selain memberikan santunan kepada korban, Kapolresta Surakarta juga memastikan bahwa penanganan kasus penganiayaan tersebut sedang diproses Polresta Surakarta. Bahkan ia menjelaskan bahwa Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jateng turut membackup kasus ini.

Lebih lanjut ia menginformasikan bahwa saat ini tim penyidik terus bekerja keras untuk menyelidiki kasus tersebut. Ia menambahkan bahwa upaya pengungkapan kasus ini terus diefektifkan agar pelaku dapat ditangkap secepatnya.

“Serahkan proses penegakkan hukum sepenuhnya kepada kepolisian. Tidak perlu ada pengerahan massa atau turun ke jalan karena justru akan membuat persoalan ini akan semakin melebar,” papar Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak. (22/9).

Ia juga menyampaikan keprihatinannya atas kejadian yang dialami oleh korban penganiayaan. Ia turut mendoakan agar ketiga korban dapat cepat sembuh dan dapat bekegiatan seperti biasanya.

Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi dan menjaga situasi Kamtibmas dan Kamseltibcar Lantas tetap kondusif. Ia pun tak lupa mengingatkan bahaya kerumunan massa yang berpotensi memperluas penyebaran dan penularan virus Covid-19 di masa pandemi sekarang ini.

Terkait penanganan kasus ini, pengurus PSHT Solo dan Sukoharjo juga memberi himbauan.

Di antaranya adalah menyerahkan penanganan kasus penyerangan dan penganiayaan ini kepada aparat kepolisian. Juga tentang larangan kepada para anggota PSHT agar tidak turun ke jalan.

Selain itu, Arif Hudayanto -Plt Ketua Cabang PSHT Surakarta Parluh 16 juga menyampaikan pesan bahwa jangan mudah terpancing pada ajakan-ajakan yang bernada provokasi.

KRA Sinto Suroto Notonegoro -Dewan Pertimbangan Cabang Khusus Keraton Pusat Madiun- juga mengatakan hal yang senada.

Sementara itu Plt Ketua Cabang PSHT Surakarta Parluh 17 Drs Heru Suprobo juga sepakat tentang menghindari pesan-pesan di sosial media yang bernada provokasi.

Incoming search terms:

  • kapilresta jenguk korban
Tags: , ,