Jumlah Kasus Covid-19 Solo Terus Menurun

Jumlah Kasus Covid-19 Solo Terus Menurun

Menyusul terus menurunnya jumlah warga yang positif Covid-19 dalam beberapa waktu terakhir, Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo menyebut bahwa ada permintaan dari sejumlah rumah sakit agar bisa mengalihfungsikan ruang isolasi pasien Covid-19.

Selama tiga hari, yakni hari Senin-Rabu (22-24/2/2021), tercatat tambahan kasus hanya 97 orang.

Ahyani selaku Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Solo menyampaikan bahwa penurunan kasus membuat bed ruang isolasi maupun ICU Covid-19 Kota Solo lebih longgar.

Dari kapasitas 700-an bed yang tersebar di belasan rumah sakit, hanya 250-an yang terpakai.

Ahyani menuturkan, “Mungkin masyarakat yang semakin patuh menjalankan protokol kesehatan. Kemudian efek Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) baik yang skala kota maupun mikro”.

Baca Juga:  Soal Lanjutan Proyek Masjid Sriwedari, Ini Penjelasan Gibran

Sementara itu, Siti Wahyuningsih selaku Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo juga membenarkan bahwa sejumlah RS mulai mengajukan agar ruangan isolasinya dimanfaatkan untuk pasien selain Covid-19.

Tetapi, pihaknya menegaskan bahwa RS harus siap apabila bed isolasi itu dibutuhkan jika sewaktu-waktu lonjakan kasus kembali terjadi.

Ning sapaan akrab Kepala DKK itu mengatakan, “Sudah ada beberapa RS yang minta agar kamarnya dialihfungsikan. Kami izinkan dengan catatan sewaktu-waktu dibutuhkan bisa kembali dibutuhkan untuk pasien Covid-19”.

Meskipun secara umum jumlah kasus Covid-19 Kota Solo terus alami penurunan, namun jumlah kasus aktif di Jawa Tengah masih yang tertinggi se-Indonesia.

Berdasarkan data dari @pandemictalks kasus Covid-19 aktif Jateng masih 48.094 orang atau 30,3% kasus aktif nasional.

Tags: , ,