Karena Konsep Unik, Putra Solo Ini ‘Go International’

Butuh perabot untuk rumah tapi susah sekali mencari yang sesuai dengan kondisi  menjadi salah satu problema utama seseorang. Hal inilah yang menjadi inspirasi bagi seorang  perancang desain interior asal Solo yang telah lama berkarya di Perth, Australia.

Lorca Langit Biru, putra asli Solo kelahiran Januari 1991 ini berhasil mengukir prestasi di tingkat internasional dengan memenangkan penghargaan dari sebuah kompetisi desain interior dunia, Good Design Award 2020, dan dirinya berhasil meraih penghargaan dalam kategori Product Design, Furniture and Lightning, melalui karyanya yang dia beri judul Store+.

Konsep Store+ yang diusung Lorca dinilai juri sebagai karya yang inovatif karena memungkinkan pelanggan untuk membuat desain sendiri sesuai dengan keinginan dan  kebutuhan masing-masing hunian personal.

Dalam jumpa pers yang digelar di kediamannya di Jalan Srikoyo No.44, Karangasem, Kec. Laweyan, Surakarta, pada hari Selasa (08/09/2020), Lorca menjelaskan bahwa konsep desain interior yang terdiri dari 18 varian berbahan dasar plywood ini terinspirasi dari permainan lego yang sudah dia gemari sejak masih kecil.

“Konsepnya seperti main lego, ada komponen yang bisa dirangkai dan kemudian disusun atau digabungkan sesuai kebutuhan” jelas Lorca dalam jumpa pers

Lebih lanjut dirinya menjelaskan ide awal Store+ ini juga berasal dari riset yang  dia lakukan di Australia, dan dari hasil pengamatannya, konsep yang dia tawarkan menjadi solusi untuk kebutuhan perabot disana karena banyak perabot yang dijual namun sedikit yang sesuai dengan kondisi hunian.

Apalagi keunggulan paling menonjol adalah dengan konsep yang dia tawarkan,  biaya perabot rumah tangga bisa hemat lebih banyak. Secara teknis, calon pelanggan yang ingin menerapkan konsep Store+ ini bisa melakukan konsultasi desain gratis yang umumnya di pasar Australia ada biaya yang harus dibayar. Selain itu dari sisi produksi pula bisa ditekan biayanya dan durasi konsep ini bisa bertahan hingga 20 tahun.

Karena kondisi pandemi yang membuat Australia harus menerapkan lockdown, pada bulan Maret 2020 lalu, Lorca pulang ke Solo dan mengerjakan beberapa projek desain interiornya di  Indonesia. Selama 7 bulan di Solo, dia sudah menangani 4-5 klien, dan salah satu  kliennya adalah BRI.

Ditemui Soloraya.id, KCP BRI Karanganyar, Wicaksono Hendiko Putro yang juga hadir dalam jumpa pers, mengatakan bahwa desain milenial yang ada di BRI, khususnya di area Karanganyar, Solo dan Colomadu sudah dipoles oleh ide konsep desain interior dari Lorca. Wicaksono juga mengaku untuk studio musik yang dia miliki juga dia percayakan kepada Lorca

Selama satu tahun terakhir ini juga, Lorca mengerjakan proyek rumah orang tuanya yang merupakan bangunan tua. Lorca mengaku selama satu tahun ini,  dirinya mengerjakan renovasi rumah via WhatsApp Call/Video Call. Kebetulan juga sang ayah seorang kontraktor, sehingga ide-ide Lorca dapat diproduksi dengan mudah.

Baca Juga:  Hajatan dan Hiburan di Sragen Dilarang, Karanganyar Bebas Namun Terapkan Protokol Kesehatan

Ditemui oleh Soloraya.id, sang ayah yang bernama Totok Listyanto mengatakan bahwa sebenarnya dia mau membangun ulang rumahnya karena kondisinya sudah rusak, namun Lorca tidak mengijinkan karena ada nilai sejarah yang tidak bisa dibuat lagi. Akhirnya saat rumah jadi pada bulan Maret 2020 lalu, Totok tidak menyangka bisa seperti sekarang hasilnya.

Pria lulusan Curtin University, jurusan Interior Design, pada tahun 2012 silam ini langsung memulai usaha desain interiornya di Perth, Australia dan akhirnya pada tahun 2014, dirinya menjadi orang Indonesia pertama yang membuka Firma Interior Design di Australia.

Firma tersebut kemudian melakukan rebranding di tahun 2018 dan berganti nama menjadi Tallok, yang diambil dari nama buah kesukaan Lorca saat masih kecil. Harapannya, seperti buah talok yang disukai oleh semua kalangan,  konsepnya ini bisa juga diterima oleh semua orang.

Meskipun operasional bisnisnya masih berpusat di Perth, Australia, namun Lorca juga menerima proyek-proyek di  Indonesia, dengan mengirimkan Direct Message (DM) langsung ke akun Instagramnya @by.lorca atau bisa akses ke websitenya www.tallok.com.au. Takut harganya impor? Tenang, untuk proyeknya di Indonesia, dirinya berkolaborasi dengan sang ayah yang sudah berpengalaman dalam dunia kontraktor sehingga untuk materi perabotnya dibuat sepenuhnya di Solo

Tags: , ,