Kasus Covid-19 di Solo Raya Naik, Gibran Pertimbangkan Larang Mudik Lokal

Kasus Covid-19 di Solo Raya Naik, Gibran Pertimbangkan Larang Mudik Lokal

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka masih akan mempertimbangkan perizinan mudik lokal saat Hari Raya Idul Fitri di Solo Raya. Hal tersebut setelah kasus penularan Covid-19 di Solo dan sekitarnya mulai naik.

Namun hingga saat ini, pihaknya masih memperbolehkan mudik lokal. Aturan baru nantinya akan diterbitkan lewat Surat Edaran (SE) Wali Kota Solo pada 3 Mei 2021 nanti.

Pada hari Selasa (27/4/2021), putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu mengatakan, “Mudik lokal nanti tak kasih keputusan. Sejauh ini boleh. Tapi kita lihat lagi, soalnya kasus Covid-19 di kiri-kanan kita itu juga lagi naik”.

Ia juga menyampaikan bahwa salah satu potensi penyebaran virus Corona yakni halal bihalal saat Hari Raya Idul Fitri.

Sebab, sudah menjadi kebiasaan masyarakat untuk silaturahmi keliling usai sholat Idul Fitri.

“Potensi penularan kan banyak, halal bihalal, tarawih, buka bersama pada lepas masker,” katanya.

Orang nomer satu di Solo itu mengaku bakal mengatur kegiatan halal bihalal hingga open house dalam SE berikutnya.

Gibran juga berharap tidak ingin kasus Covid-19 yang sudah landai kembali naik.

“Saya minta dikurangi dulu (halal bihalal), open house juga tunda. Nanti kita tegaskan di SE terbaru, minggu depan,” ujarnya.

Pihaknya juga menegaskan, akan melakukan evaluasi sebelum memutuskan aturan yang baru. Terutama kasus kenaikan yang terjadi di Solo Raya (Solo, Sukoharjo, Klaten, Boyolali, Wonogiri, Sragen dan Karanganyar).

“Tapi kita lihat dulu, tetangga tetangga kita lagi naik semua. Nanti kita evaluasi lagi”, katanya.

Untuk informasi, kasus virus Corona di Solo memang sempat landai sejak beberapa bulan terakhir. Tetapi sekitar dua pekan ini, terlihat ada penambahan kasus.

Diduga penambahan terjadi akibat libur panjang awal April 2021 lalu. Disisi lain, masyarakat juga dinilai semakin abai dengan protokol kesehatan.

Tags: , ,