Kasus Covid-19 Karanganyar Tinggi, Bupati Wajibkan PNS Tetap Masuk Kerja

Demo di Bundaran Kartasura, Polisi Sebut Ada Korban Luka Akibat Ricuh

Angka positif Covid-19 di Kabupaten Karanganyar cukup tinggi, namun para PNS tetap diwajibkan masuk kantor dan tidak ada istilah kerja dari rumah atau work from home.

Hal tersebut disampaikan oleh Juliyatmono selaku Bupati Karanganyar yang mewajibkan semua PNS di Bumi Intanpari untuk tetap masuk kerja seperti biasa.

Hal tersebut juga tertuang dalam Surat Edaran (SE) tentang penegasan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS tetap menggunakan sistem konvensional yakni bekerja di kantor dan bukan Work From Home atau bekerja dari rumah.

Sementara itu, Sutarno -Sekretaris Daerah (Sekda) Karanganyar- menyampaikan bahwa banyak sekali kelemahan serta efek fatal pelayanan jika menggunakan sistem bekerja dari rumah.

Baca Juga:  KPK Imbau Istana Laporkan Gratifikasi Sepeda Lipat Untuk Jokowi

Pada hari Kamis (8/10/2020) kemarin, Sutarno menuturkan, “Surat Edaran Bupati sudah diberikan kepada semua Organisasi Perangkat Daerah OPD bahwa sistem kerja Pemkab Karanganyar tetap bekerja dari kantor”.

Pihaknya juga menjelaskan bahwa banyak kendala serta dampak kurang baik jika menerapkan sistem ASN bekerja dari rumah.

Yang pertama yakni faktor keterbatasan jumlah SDM di Karanganyar sedangkan rasio kebutuhan pelayanan sangat tinggi.

Dan yang kedua adalah pelayanan harus tetap berjalan sehingga jika dilakukan sistem bekerja dari rumah jelas pekerjaan akan menumpuk.

Sutarno juga mengatakan bahwa secara kalender kerja diketahui jelang akhir tahun jumlah cuti ASN lumayan banyak.

Maka dari itu, justru pekerjaan itu harus ditarget ekstra cepat, sehingga jika menerapkan bekerja dari rumah sangatlah berisiko.

Baca Juga:  Jokowi Minta Vaksin Covid-19 Harus Lewati Uji Klinis yang Benar

Sutarno menjelaskan, “Dari berbagai pertimbangan komprehensif maka sangat tidak efektif jika menerapkan sistem bekerja dari rumah”.

Pihaknya menilai keputusan yang diambil Bupati Juliyatmono tersebut sangat tepat sesuai kondisi riil pelayanan masyarakat.

Di sisi lain, Sekda juga berharap bahwa tren Covid-19 di Karanganyar segera menurun sehingga tidak mengganggu beban psikologis ASN dalam bekerja.

Pihaknya menyadari tren kenaikan jumlah terpapar Covid di Karanganyar terus naik meskipun Tim gugus Covid Karanganyar telah bekerja super ekstra.

Sutarno pun berharap, “Insya Allah tren Covid segera menurun agar semua nyaman”.

Tags: , ,