Kasus Covid-19 Solo Mulai Merangkak Naik

Kasus Covid-19 Solo Mulai Merangkak Naik

Satgas Penanganan Covid-19 Solo mencatat jumlah kasus konfirmasi positif mulai merangkak naik dalam beberapa hari terakhir. Padahal sebelumnya penambahan kasus corona ini sempat turun selama beberapa bulan.

Berdasarkan data Gugus Tugas Covid-19 Solo, dalam sepekan terakhir penambahan kasus baru Corona mencapai 152 orang. Angka terbanyak terjadi pada 15 April 2021 dengan 57 orang positif.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih, mengatakan kenaikan jumlah kasus positif Covid-19 tersebut bisa dipengaruhi beberapa sebab.

Pada hari Senin (19/4/2021), ia mengatakan, “Bisa jadi karena protokol kesehatan masyarakat yang kurang ketat, kemudian libur panjang akhir pekan lalu, Jumat, Sabtu, dan Minggu”.

Ning, sapaan akrabnya, menyebut kemungkinan jumlah kasus bisa melonjak pada momentum Lebaran nanti. Musim mudik dengan peningkatan mobilitas masyarakat bisa mendorong kenaikan jumlah kasus.

Mobilitas lain yang ditengarai menjadi penyebab kenaikan jumlah kasus adalah kegiatan buka bersama maupun kerumunan lain. Ia meminta masyarakat tak mengabaikan protokol kesehatan dan merasa bertanggung jawab untuk mencegah terus bertambahnya jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Solo.

“Seperti buka bersama, ini kan potensi, tarawih bareng, makanya protokol kesehatan benar-benar diterapkan. Ini tanggung jawab kita semuanya untuk melindungi diri kita sendiri dan melindungi orang lain”, katanya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Solo, Arif Darmawan, mengatakan tidak ingin adanya peningkatan kasus lebih besar. Antisipasi dilakukan dengan melakukan operasi di lokasi-lokasi buka bersama.

Pada hari Senin (19/4/2021), Arif menyampaikan, “Kita identifikasi beberapa hotel dan rumah makan yang melakukan pelanggaran. Empat hari ini kita keluarkan tiga peringatan, salah satunya ke hotel. Rata-rata masih menggunakan sistem prasmanan, padahal dalam aturan kan tidak boleh”.

Ia juga menyampikan bahwa acara buka bersama tidak dilarang dan aturan-aturan dan protokol kesehatan tetap harus diperhatikan.

“Bukan dilarang buka bersama itu. Hanya prokesnya tadi, tidak boleh prasmanan, tidak boleh kerumunan, kalau pun boleh prasmanan diambilkan penjaganya,” jelasnya.

Untuk informasi, kumulatif jumlah kasus konfirmasi positif hingga Senin (19/4/2021) mencapai 10.280 orang. Perinciannya, 9.553 orang pulang/sembuh, 166 orang isolasi mandiri, dan 58 orang rawat inap, serta 503 orang meninggal dunia.

Tags: , ,