Kasus Covid-19 Solo Tambah 20 Orang, Transmisi Lokal Merebak

Kasus Covid-19 Solo Tambah 20 Orang, Transmisi Lokal Merebak

Pada hari Jumat (23/10/2020) kemarin, jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 Kota Solo bertambah lagi sebanyak 20 orang.

Tambahan tersebut membuat total angka kumulatif menjadi 1.027 orang.

Tren peningkatan kasus konfirmasi tersebut tak lagi dari warga yang baru pulang dari luar daerah, melainkan transmisi lokal yang merebak pesat.

Hal tersebut ditandai bermunculannya klaster keluarga yang mana kasus induknya tidak ada riwayat bepergian ke luar Solo.

Mayoritas kasus baru itu dari tracing kontak pasien suspek yang naik kelas jadi kasus konfirmasi.

Siti Wahyuningsih selaku Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo menyampaikan bahwa klaster keluarga sangat berkontribusi terhadap peningkatan kasus konfirmasi positif Covid-19.

Pada hari Jumat (23/10/2020) kemarin, Ning sapaan akrab Kepala DKK itu menuturkan, “Biasanya kasus induknya sakit atau bergejala, kemudian ekornya asimtomatik. Makanya, baru ketahuan saat tracing dan uji swab. Kalau tracing tidak lanjut uji swab, tidak akan ada tambahan kasus karena mereka ini tidak bergejala. Kami tetap uji swab sebagai antisipasi agar mereka mau karantina mandiri atau rawat inap”.

Baca Juga:  HRS Tolak Uji Usap Covid-19 Pemkot Bogor, Bima Arya: Ini Wilayah NKRI!

Ning juga menjelaskan bahwa suatu kasus bisa jadi klaster keluarga jika dalam satu rumah tangga terdapat minimal dua orang yang terinfeksi virus Covid-19.

Ia mengatakan bahwa keluarga menjadi tempat yang paling efektif dalam menyebarkan virus SARS CoV-2.

Pasalnya mayoritas kasus konfirmasi positif Covid-19 dalam keluarga tidak bergejala sehingga sangat mudah menginfeksi atau menularkan ke orang terdekat.

Untuk diketahui, pada hari Jumat (23/10/2020) kemarin, Sekretaris Satuan Petugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Solo itu memperinci tambahan 20 kasus.

Belasan kasus berasal dari dua klaster keluarga yang ekornya cukup banyak.

Dari jumlah tersebut, 15 kasus yakni hasil tracing kontak dan lainnya empat pasien suspek yang naik kelas jadi kasus konfirmasi serta seorang yang uji swab mandiri.

Baca Juga:  Nekat Mudik Ke Solo Saat Libur Panjang, Siap-siap Dikarantina di Benteng Vastenburg

Ia menuturkan, “Klaster keluarga Kelurahan Panularan menyumbang empat kasus konfirmasi positif Covid-19, lalu dari Tipes menambah enam kasus. Ini jadi hampir serumah positif tertular”.

Mengenai domisili, tambahan 20 kasus tersebut masing-masing seorang dari Mojo, Sumber, Karangasem, Mojosongo, dan Semanggi. Kemudian, tiga kasus dari Gilingan, lima dari Panularan, dan tujuh dari dari Tipes.

Hingga Jumat kemarin, kumulatif kasus konfirmasi positif Covid-19 menyentuh 1.027 kasus dengan perincian 709 orang pulang/sembuh. Kemudian 217 orang isolasi mandiri, 62 orang rawat inap, dan 39 orang meninggal dunia.

Tags: , ,