Kasus Covid-19 Tinggi, Dinkes Karanganyar Minta Hajatan Ditunda

Kasus Covid-19 Tinggi, Dinkes Karanganyar Minta Hajatan Ditunda

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karanganyar mengusulkan kepada Juliyatmono selaku Bupati Karanganyar agar hajatan ditunda.

Penundaan hajatan itu, paling tidak hingga situasi pandemi Covid-19 lebih terkendali dan aman.

Pihak Dinkes mengusulkan hal tersebut dengan pertimbangan bahwa angka kasus harian Covid-19 yang masih tinggi.

Jika melihat pada data dari akun Instagram Dinkes Karanganyar hingga Rabu (13/1/2021) terdapat 3.533 kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

Perinciannya adalah 527 kasus masih dalam perawatan di rumah sakit maupun menjalani isolasi mandiri dan sebanyak 2.831 kasus telah dinyatakan sembuh dan 175 kasus meninggal.

Jumlah kasus itu meningkat apabila dibandingkan pada hari sebelumnya, yakni hari Selasa (12/1/2021) lalu.

Dinkes mencatat terdapat 3.420 kasus pada hari Selasa lalu.

Dengan rincian yakni 433 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 masih menjalani perawatan di rumah sakit maupun menjalani isolasi mandiri. Sebanyak 2.812 kasus telah dinyatakan sembuh dan 175 kasus meninggal.

Baca Juga:  Gibran Ingin Bikin Elevated Rail di Palang Joglo

Pada hari Rabu itu, tidak ada kasus kematian. Namun terjadi peningkatan 113 kasus baru dalam sehari.

Purwanti selaku Sekretaris Dinkes Kabupaten Karanganyar menjelaskan bahwa tim masih berupaya mengumpulkan data detail persebaran Covid-19.

Terutama mengenai dengan klaster hajatan. Tim di lapangan baru melaporkan dua kasus di dua kecamatan, yakni Jumantono dan Kerjo.

Pada hari Kamis (14/1/2021) kemarin, Purwanti menuturkan, Kami sudah menyampaikan kepada Pak Bupati untuk hajatan lebih baik ditunda dulu. Kami tidak setuju dengan konsep banyumili. Pada praktiknya yang melaksanakan banyumili hanya tamu undangan. Apakah bisa dipastikan orang-orang yang rewang di dapur juga melaksanakan protokol kesehatan”.

Pihaknya, mengaku sudah menyampaikan masukan itu kepada Bupati yang juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19.

Baca Juga:  Rumkitlap Benteng Vastenburg Jadi Lokasi Vaksinasi

Ia berharap Bupati dapat mengambil kebijakan lebih ketat perihal penyelenggaraan hajatan dan kegiatan lain selama pandemi Covid-19.

“Kami menyampaikan masukan ke beliau (Bupati Karanganyar). Beliau berencana keliling untuk mempertegas, mengetati protokol kesehatan. Pak Bupati berencana mengedukasi lagi masyarakat. Kami sudah banyak menyampaikan kepada beliau permasalahan yang menjadikan kasus Covid-19 di Karanganyar meningkat,” ujar Purwanti.

Purwanti juga mengungkapkan bahwa kesadaran masyarakat melaksanakan protokol kesehatan dan taat terhadap aturan itu menurun.

Dia berharap Satgas Penanganan Covid-19 tingkat kecamatan dan desa bekerja maksimal membantu Dinkes maupun petugas kesehatan di wilayah masing-masing.

Hingga pertengahan Januari ini, Dinkes Kabupaten Karanganyar merilis dua kecamatan terdapat kasus terkonfirmasi positif Covid-19 karena klaster hajatan, yaitu Jumantono dan Kerjo.

Tags: , ,