Kasus Positif Covid-19 Solo Dan Boyolali, Kini Salip Kabupaten Sukoharjo

Kasus Positif Covid-19 Solo Dan Boyolali, Kini Salip Kabupaten Sukoharjo

Kabupaten Sukoharjo sempat menjadi daerah dengan peningkatan jumlah kasus konfirmasi Covid-19 paling tinggi se-Soloraya.

Jumlah kumulatif kasus positif Covid-19 daerah Sukoharjo jauh meninggalkan daerah-daerah lain, termasuk Solo.

Tetapi, sekarang Sukoharjo tidak lagi menjadi daerah dengan jumlah kasus terbanyak.

Mengutip dari website informasi mengenai Covid-19 pada hari Minggu (27/9/2020) kemarin, dilaporkan bahwa Kabupaten Sukoharjo menempati urutan keempat dalam hal jumlah kasus konfirmasi Covid-19. Dengan rincian 130 kasus saat ini masih aktif dengan 52 orang rawat inap, 72 orang isolasi mandiri, 6 orang isolasi rumah sakit. Sisanya, 31 orang meninggal dunia.

Pada posisi ketiga ditempati oleh Sragen dengan jumlah kasus positif hingga Minggu tercatat 514 orang. Penjabarannya, 403 orang sembuh, 86 orang rawat inap, 25 orang meninggal.

Baca Juga:  Lama Menikah Tapi Belum Punya Anak, Apakah Mandul?

Di posisi kedua, terdapat Solo dengan jumlah positif Covid-19 sebanyak 661 kasus. Perinciannya, 491 kasus sembuh, 101 kasus isolasi mandiri, 41 kasus rawat inap, 28 kasus meninggal.

Hingga pada Sabtu-Minggu (26-27/9/2020) kemarin, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Solo mencatat tambahan 27 kasus baru yang sebagian besar dari klaster keluarga.

Pada hari Sabtu tambahan kasus sebanyak 16 orang dan pada hari Minggu terdapat tambahan sebanyak 11 orang.

Siti Wahyuningsih -Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo- mengakui bahwa sebagian dari kasus baru konfirmasi positif Covid-19 pada Sabtu-Minggu yakni dari Klaster Keluarga.

Sedangkan Boyolali menempati urutan pertama dengan jumlah kasus konfirmasi Covid-19 terbanyak. Yakni 788 kasus. Perinciannya, 80 kasus rawat inap, 59 kasus isolasi mandiri, 31 kasus meninggal, dan 618 kasus sembuh.

Tags: , ,