Kasus PT DI, KPK Panggil Tersangka Dirut PT PAL Budiman Saleh

Kasus PT DI, KPK Panggil Tersangka Dirut PT PAL Budiman Saleh

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini dijadwalkan memeriksa tersangka Budiman Saleh (BUS). Yang bersangkutan sebelumnya diketahui merupakan mantan pejabat PT Dirgantara Indonesia (PTDI) dan juga Direktur Utama (Dirut) PT PAL (Persero) non aktif.

Budi sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan KPK kerena diduga terkait kasus perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) sejumlah proyek pengerjaan fiktif di PT DI.

“Penyidik KPK dijadwalkan memeriksa BUS (Budiman Saleh) dalam kapasitasnya sebagai tersangka kasus perkara dugaan tindak pidana korupsi sejumlah proyek fiktif di PTDI,” kata Ali Fikri kepada wartawan di Jakarta, Selasa (3/11/2020).

Budiman Saleh sebelumnya diketahui merupakan mantan Direktur Aircraft Integration PT Dirgantara Indonesia (PT DI) tahun 2010-2012 dan Direktur Niaga PT DI tahun 2012-2017. Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Budiman kemudian ditahan KPK sejak 22 Oktober 2020.

Baca Juga:  KPK OTT Pejabat Kementerian Sosial

Budiman sebelumnya sudah beberapa kali telah diperiksa dalam kapasitasnya sebagai mantan Direktur Aircraft Integration PT DI tahun 2010-2012, dan Direktur Niaga PT DI tahun 2012-2017.

Penyidik KPK juga pernah mengkonfirmasi keterangan Budiman mengenai dugaan aliran korupsi dan penerimaan sejumlah uang suap dari para mitra penjualan dalam kasus suap PT DI.

Dalam konstruksi perkara kasus ini, Budiman yang saat itu masih menjabat sebagai Direktur Aerospace PT DI diduga telah menerima uang suap senilai Rp 96 miliar bersama sejumlah mantan pejabat PT DI lainnya.

Terdapat permintaan sejumlah uang baik melalui transfer maupun tunai sekitar Rp 96 miliar yang kemudian diterima mantan pejabat PT Dirgantara Indonesia di antaranya tersangka BS, Tersangka IRZ (Irzal Rinaldi Zaelani), kemudian Arie Wibowo dan Budiman Saleh.

Tags: , ,