Kebijakan Karantina Dikritik, Rudy : Kalau Kasus Covid Meledak, Mau Tanggung Jawab?

FX Hadi Rudyatmo selaku Wali Kota Solo menyebut rumah sakit di Kota Solo kini penuh.

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, menegaskan kebijakan karantina bagi pemudik bakal diberlakukan pada momen liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Dia meminta kebijakan itu tidak dipermasalahkan. Adapun tujuan dari karantina di Solo ini tak lain untuk menekan persebaran Covid-19 yang kian masif.

Sayangnya kebijakan ini mendapat kritikan dari sejumlah masyarakat hingga membuat masyarakat resah.

Menanggapi hal tersebut, pria yang akrab disapa Rudy itu angkat bicara. Dia menegaskan yang bakal menjalani karantina di Solo Techno Park (STP) adalah pemudik atau perantau yang telah bertahun-tahun bekerja di luar daerah.

“Yang mau dikarantina adalah yang mudik bekerja merantau bertahun-tahun. Saya harapkan tidak mudik dulu. Jadi masyarakat tidak perlu resah. Yang dikarantina di Solo Techno Park adalah pemudik atau pekerja di luar daerah yang sudah bekerja bertahun-tahun,” jelasnya melalui video yang dibagikan di akun Instagram @humaspemkotsurakarta, Jumat (11/12/2020).

Baca Juga:  Upacara Pembukaan Pospenas IX 2022 Solo di Stadion Manahan Berlangsung Meriah

Dia menegaskan yang bakal menjalani karantina adalah pemudik atau perantau yang sudah bertahun-tahun berada di luar daerah. Dengan demikian masyarakat tidak perlu resah.

“Mau jagong, nikahan, ya boleh. Asal mereka menjaga protokol kesehatan. Kalau maunya enggak ada aturan karantina itu, apa mereka mau ikut tanggung jawab saat kasus (Covid-19) meledak?”, beber Rudy kepada wartawan, Jumat.

Kebijakan karantina pemudik akan berlaku mulai H-7 Natal hingga H+7 Tahun Baru atau kurang lebih dua pekan. Sedangkan aturan sanksi membersihkan area Benteng Vastenburg bagi pelanggar protokol kesehatan akan berlaku mulai 18 Desember 2020.

Sementara itu, berdasarkan data terbaru pada Jumat (11/12/2020), kasus kematian pasien Covid-19 Solo bertambah 23 orang dalam tiga hari terakhir, Rabu-Jumat (9-11/12/2020).

Baca Juga:  Upacara Pembukaan Pospenas IX 2022 Solo di Stadion Manahan Berlangsung Meriah

Sedangkan kasus baru positif Covid-19 bertambah 197 orang dalam jangka waktu yang sama. Total kasus positif corona 3.230 orang dan kasus kematian pasien positif corona totalnya 163 orang.

Tags: , ,