Kebijakan UMK 2021 Karanganyar Dipasrahkan Kepada Bupati

Kebijakan UMK 2021 Karanganyar Dipasrahkan Kepada Bupati

Pada hari Kamis (12/11/2020) lalu, rapat Dewan Pengupahan untuk menentukan upah minimum kabupaten atau UMK 2021 Karanganyar tidak menghasilkan kesepekatan sama sekali.

Sehingga, terkait kebijakan soal penentuan nominal UMK 2021 Karanganyar dipasrahkan kepada Juliyatmono selaku Bupati Karanganyar.

Hal tersebut disampaikan oleh Martadi -Kepala Disdagnakerkop dan UKM Karanganyar- pada hari Jumat (13/11/2020) kemarin.

Martadi menyampaikan bahwa kedua pihak antara Apindo Karanganyar dan Serikat Buruh Karanganyar tidak ada yang berinisiatif untuk menyamakan pendapat.

Kedua pihak tetap berpegang teguh dengan pendapat masing-masing terkait penentuan nominal UMK di Karanganyar.

Martadi menjelaskan, “Kemarin kami sudah rapat yang terakhir. Hampir empat jam lamanya. Tapi memang tidak ada keputusan yang sama antara kedua pihak. Dari buruh tetap minta ada kenaikan UMK 2021 di Karanganyar berdasarkan PP 78/2015 sedangkan Apindo tetap minta tidak ada kenaikan sesuai SE Menteri Tenaga Kerja. Deadlock lagi kemarin”.

Baca Juga:  KPU Boyolali Lakukan Penyortiran Surat Suara dengan Standar Prokes

Pihaknya juga menambahkan bahwa saat ini berita acara hasil rapat Dewan Pengupahan sudah disampaikan kepada Juliyatmono selaku Bupati Karanganyar.

Sehingga, kebijakan mengenai penentuan tentang menaikan atau tidaknya UMK 2021 Karanganyar dipasrahkan kepada orang nomer satu di Karanganyar itu sepenuhnya.

Selanjutnya, penentuan tersebut nantinya akan langsung diserahkankan sebagai rekomendasi Ganjar Pranowo selaku Gubernur Jawa Tengah.

Martadi juga menambahkan, “Sudah kami sampaikan berita acaranya. Paling hari ini nanti Bupati sudah menentukan UMK 2021 akan naik atau tidak. Tapi sampai saat ini saya belum tahu kebijakannya seperti apa. Yang jelas hari ini sudah harus dilaporkan”.

Sementara itu, Murjioko -salah satu perwakilan Serikat Buruh Karanganyar- menjelaskan bahwa pihaknya masih tetap berharap ada kenaikan nominal UMK 2021.

Baca Juga:  Zulkifli Hasan Minta Kader PAN Kerja Keras Menangkan Gibran-Teguh

Murjioko mengatakan, “Benar, semua masih tetap kukuh dengan keinginan masing-masing. Apindo tetap minta UMK 2021 Karanganyar Rp 1.989.000. Sedangkan kami minta naik menjadi Rp 2.055.000. Biasanya nanti Bupati yang menentukan kebijakan akhirnya”.

Tags: , ,