Kepada Rusia, China Sebut AS Sudah Tak Waras

Kepada Rusia, China Sebut AS Sudah Tak Waras

Dalam sebuah panggilan telepon yang tidak biasa kepada Rusia, Wang Yi -Menteri Luar Negeri China- mencela pemerintahan Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Pada hari Sabtu (18/7/2020) kemarin, mengutip dari Washington Examiner, Wang Yi menuturkan, “AS sudah kehilangan akal sehatnya, moralnya dan kredibilitasnya”.

Perkataan tersebut disampaikan oleh Wang Yi beberapa hari usai seruan dialog antara AS dan Diplomat China dikumandangkan.

Hal tersebut menunjukkan bahwa argumentasi Wang tentang kompetisi AS-China sebagai tanda permusuhan Trump terhadap lembaga-lembaga internasional (sebuah pernyataan yang sering diulang-ulang oleh Beijing yang berupaya mengeksploitasi perselisihan antara AS dan sekutu Barat lainnya).

Tetapi juga meminta koordinasi Sino- Rusia yang mungkin dapat menjadi masalah bagi negara-negara Eropa Barat.

Baca Juga:  PDIP Pecat Cawabup Klaten Harjanta yang Maju Pilkada 2020 Lewat Partai Lain

Wang Yi menjelaskan kepada Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov, “China tidak akan pernah membiarkan pasukan anti-China dalam kelompok kecil pun memimpin namun akan dengan tegas membela kepentingan yang masuk akal dan terhormat”.

Di sisi lain, Mike Pompeo -Menteri Luar Negeri AS- telah mencela China berkali-kali dalam beberapa hari terakhir sebagai langkah untuk menarik kepekaan baik dari kalangan konservatif AS mau pun negara-negara demokratis termasuk di Eropa Barat.

Pada pekan lalu, ia menuturkan “Kita sedang menyaksikan dunia bersatu dan menyadari adanya ancaman dari Partai Komunis China,” sambil mengutip upaya pemerintah Inggris dan India yang menghalangi mata-mata siber dari Beijing.

Pihaknya juga memberikan peringatan kepada perusahaan-perusahaan agar tidak melakukan bisnis di daerah-daerah di China yang diduga mengandalkan kerja paksa Muslim Uighur.

Baca Juga:  Google Play Music Pensiun, Bagaimana Nasib Penggunanya?

Pompeo mengatakan, “Selama Partai Komunis China terus terlibat dalam kegiatan yang telah dilakukan untuk waktu yang sangat lama, Anda akan menyaksikan mereka (China) dikonfrontasi dengan cara yang belum pernah mereka hadapi sebelumnya, tidak hanya oleh Amerika Serikat tapi juga oleh demokrasi yang cinta kebebasan di seluruh penjuru dunia”.

Teguran tersebut ditolak oleh Wang. Diplomat itu justru melaporkan refleksi dari agenda Trump dalam “America First”.

Mengutip dari Lavrov, Wang Yi menjelaskan, “itu bukanlah kekuatan besar yang seharusnya.”

Menurutnya, Amerika Serikat telah “Mengedepankan egoisme, unilateralisme dan intimidasi secara maksimal”.

Tags: , ,