Keraton Surakarta Kembali Menggelar Grebeg Besar

Keraton Surakarta Kembali Menggelar Grebeg Besar Idul Adha

Pada hari Minggu 10 Juli 2022, Keraton Surakarta kembali menggelar Grebeg Besar Idul Adha 1443 H, setelah 2 tahun vakum akibat pandemi Covid-19.

Pengulu Tafsir Anom KRAT Muh. Mukhtarom Pujonagoro pada sela-sela kegiatan Grebeg Besar mengatakan filosofi dari event tersebut merupakan bagian dari wujud syukur manusia kepada Tuhan.

Dengan bentuk gunungan yang berupa makanan dan hasil bumi yang dibawa dari Keraton Surakarta menuju ke Masjid Agung Surakarta, yang pada akhirnya akan dibagikan kepada warga. Melalui acara Grebeg Besar ini, diharapkan manusia bisa memahami makna dari Idul Adha itu sendiri.

Pada Minggu siang, warga pun menyambut dengan antusias tradisi tahunan yang digelar oleh Keraton Solo tersebut.

Baca Juga:  Pembangunan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo Hampir Selesai, Kapan Peresmiannya?

Sementara itu, grebeg dimulai dengan keluarnya drumband Prajurit Keraton Solo dari Kori Kamandungan dengan membawa panji dan bendera logo Keraton Surakarta Hadiningrat.

Kemudian iring-iringan selanjutnya adalah abdi dalem yang membawa tandu yang berisi berbagai jenis makanan tradisional disusul dua gunungan, yaitu Gunungan Jaler dan Gunungan Estri.

Iring-iringan gunungan pun berjalan dari Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat menuju ke Masjid Agung Solo untuk didoakan.

Sebelum doa rampung, para pengunjung pun telah bersiap mengitari gunungan Grebeg Besar tersebut. Saat doa selesai, tanpa komando para warga berebut mengambil makanan dan hasil bumi. Sementara, gunungan yang berada pada sisi utara halaman masjid akan dibawa kembali ke Keraton.

Tags: ,