Komandan FUI Medan Jadi Tersangka Pembubaran Jaran Kepang

Komandan FUI Medan Jadi Tersangka Pembubaran Jaran Kepang

Polisi menetapkan komandan Forum Umat Islam (FUI) Medan, S, sebagai tersangka. Dia ditetapkan sebagai tersangka karena diduga terlibat pembubaran paksa acara kuda lumping atau kuda kepang yang berujung ricuh.

S juga berprofesi sebagai kepala lingkungan (kepling) XI, Kelurahan Sei Sikambing, Medan Sunggal, Kota Medan.

Pada hari Jumat (9/4/2021), Kombes Hadi Wahyudi selaku Kabid Humas Polda Sumut mengatakan, “Iya ada, sudah ditetapkan tersangka. Inisial S. Dia dari kepling ya, dia juga bagian dari ormas FUI”.

Hadi menjelaskan bahwa S diduga melakukan penghinaan dalam membubarkan pertunjukan jaran kepang tersebut.

“Tersangka penghinaan, itu nanti didalami lagi, yang jelas kasus yang dihadapi terkait penghinaan,” tuturnya.

Kasus tersebut kini ditangani Polrestabes Medan dan pihaknya akan terus mendalami kasus ini dengan meminta keterangan sejumlah saksi.

“Tersangka baru satu orang. Kasusnya terus didalami. Yang jelas semua akan dimintai keterangan,” terangnya.

Seperti yang diketahui, video sekelompok anggota Laskar Khusus FUI Medan tengah membubarkan jaran kepang di Jalan Merpati, Kelurahan Sei Sikambing B, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, Sumut pada Jumat 2 April 2021 viral di media sosial.

Pembubaran itu awalnya disebut karena FUI menolak kuda kepang dengan alasan syirik.

Selain itu, dalam video yang beredar, anggota FUI Medan juga terlihat meludahi seorang perempuan yang menolak pertujukan tersebut dibubarkan.

Warga yang tidak senang melihat kejadian itu lantas terlibat baku hantam dengan FUI.

Tags: , ,