Kondisi Perekonomian Jawa Tengah Membaik

Meski masih berada pada level kurang dari 100, namun hasil survei konsumen Bank Indonesia mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi perekonomian Jawa Tengah yang membaik. Survei ini dilakukan kepada 700 responden rumah tangga di Jawa Tengah pada Juni 2020.

Kepala Grup Advisory Ekonomi dan Keuangan BI Perwakilan Jateng, Iss Savitri Hafid menjelaskan hal ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang mengalami peningkatan dari 89,71 pada Mei 2020 menjadi 93,55 pada Juni 2020.

Menurutnya membaiknya optimisme konsumen tersebut disebabkan oleh peningkatan pada salah satu komponen pembentuk IKK yaitu Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) terhadap perkiraan kondisi ekonomi 6 (enam) bulan mendatang (Desember 2020).

Baca Juga:  Kasus Jembatan Waterfront City, KPK Kembali Periksa 2 Pegawai PT Wijaya Karya

“IEK terpantau mengalami peningkatan dari 111,86 pada Mei 2020 menjadi 124,47 pada Juni 2020. Dilihat dari komponen pembentuk IEK, tingginya persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi kedepan didorong oleh ekspektasi peningkatan ketersediaan lapangan kerja, penghasilan konsumen, dan kegiatan usaha sejalan dengan perkiraan meredanya pandemi covid-19,” jelasnya, kemarin.

Dari komponen pembentuk Indeks Ekonomi Saat Ini (IIKE) dapat dilihat rendahnya keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini terutama didorong oleh menurunnya persepsi konsumen terhadap penghasilan dan ketersediaan lapangan kerjasama.

Kredit konsumsi pada mei 2020 juga turut melambat seiring dengan melemahnya persepsi konsumen, yaitu dari yang sebelumnya (April 2020) 5,09% (yoy) menjadi 3,33% (yoy) pada Mei 2020. Perlambatan pertumbuhan kredit konsumsi terjadi pada seluruh produk yaitu kredit perumahan (KPR), kredit kendaraan bermotor (KKB), dan kredit multiguna (KMG).

Tags: , , , ,