Kota Solo Kini Masuk Zona Kuning Covid-19

Kota Solo Kini Masuk Zona Kuning Covid-19

Seperti yang diketahui, dalam beberapa bulan terakhir, jumlah kasus aktif Covid-19 di Kota Solo alami penurunan.

Hal tersebut membuat kota Solo sudah berhasil keluar dari zona merah, kini Solo berada di zona zona kuning.

Ahyani selaku Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Solo menyampaikan bahwa kondisi saat ini sudah jauh lebih baik dibanding awal tahun kemarin.

Pada hari Rabu (3/3/2021) kemarin, Ahyani mengatakan, “Saat itu dalam sehari ada 300 kasus baru”.

Sementara jika melihat data pada saat ini temuan kasus baru telah turun drastis menjadi 30 kasus per hari.

Penurunan terjadi seiring dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dilanjutkan dengan PPKM Skala Mikro.

Dari 2.789 Rukun Tetangga (RT) yang ada di Kota Solo, saat ini hanya tinggal 117 RT yang berstatus sebagai zona kuning. Sedangkan sisanya sudah berada di zona hijau.

“Sekarang Solo zona kuning. Kalau dilihat per RT, hanya 177 RT dari 2.789 RT yang zona kuning, lainnya sudah hijau”, katanya lagi.

Selain itu, angka penurunan kasus Covid-19 di Kota Solo juga diperkirakan dampak dari vaksinasi yang sudah mulai dilakukan sejak pertengahan awal tahun ini.

Kini Pemkot Solo terus mempercepat proses vaksinasi untuk berbagai kalangan masyarakat. Dengan demikian, diharapkan angka Covid-19 bisa menurun hingga menjadi zona hijau.

“Kita sudah mulai vaksinasi dari orang yang berisiko tinggi, mulai tenaga kesehatan, pelayanan publik, pedagang, lansia, setelah ini guru. Ya semoga bisa semakin turun lagi”, ungkapnya.

Siti Wahyuningsih selaku Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo menambahkan bahwa saat ini banyak ruang isolasi di beberapa rumah sakit yang mulai kosong.

Ning sapaan akrab Kepala DKK itu menuturkan, “Dari 819 ruang isolasi yang tersedia saat ini hanya terisi 342 tempat tidur”.

Ia juga mengungkapkan bahwa sebanyak 16 rumah sakit juga mulai mengajukan izin untuk mengalihfungsikan ruang isolasi.

Namun, pihaknya tetap meminta rumah sakit untuk terus siaga dan siap menambah ruang isolasinya jika terjadi lonjakan kasus.

Tags: , ,