KPK Kembali Panggil 3 Saksi Kasus Proyek Infrastruktur Dinas PUPR Kota Banjar

KPK Kembali Panggil 3 Saksi Kasus Proyek Infrastruktur Dinas PUPR Kota Banjar

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dijadwalkan melakukan pemeriksaan terhadap 3 orang saksi terkait penanganan penyidikan kasus perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) proyek pekerjaan infrastruktur pada Dinas PUPR Kota Banjar, Jawa Barat (Jabar) Tahun Anggaran (TA) 2012-2017.

Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, salah satu saksi yang akan diperiksa adalah Rosidin mantan Anggota DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Banjar.

“Penyidik KPK dijadwalkan memeriksa mantan Anggota DPRD Kota Banjar Rosidin dalam kapasitasnya sebagai saksi kasus perkara dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) terkait proyek pekerjaan infrastruktur pada Dinas PUPR Kota Banjar Tahun Anggaran 2012-2017,” kata Ali Fikri kepada wartawan di Jakarta, Rabu (21/10/2020).

“Pemeriksaan saksi-saksi dilakukan di Kantor KPK Jalan Kuningan Persada Kavling 4 Setiabudi (Gedung KPK Jakarta), Jakarta Selatan,” jelasnya.

Ali menjelaskan, dalam kesempatan ini penyidik KPK juga akan melakukan pemeriksaan terhadap 2 orang saksi lainnya masing-masing Yan Dahyan Gunawan pengurus CV Prawasta dan Dendi Nugraha Pimpinan Cabang Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB) Kota Banjar 2012.

Hal ini sesuai dengan kebijakan Pimpinan KPK yang menyatakan bahwa pengumuman tersangka akan dilakukan saat penangkapan tersangka atau penahanan tersangka telah dilakukan.

KPK sebelumnya diberitakan telah memeriksa Wali Kota Banjar Ade Uu Sukaesih. Penyidik KPK saat itu bertanya kepada Ade seputar kegiatan usaha yang dilakukan keluarganya.

Penyidik KPK juga telah memeriksa Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjar Ade Setiana. Ade saat itu ditanya penyidik terkait pengetahuan yang bersangkutan soal tugas, pokok dan fungsi (tupoksi) Wali Kota Banjar.

Tags: , ,