KPK Periksa 2 Saksi Terkait Kasus Pencucian Uang Eks Bupati Cirebon

KPK Periksa 2 Saksi Terkait Kasus Pencucian Uang Eks Bupati Cirebon

Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri mengatakan, pihaknya dijadwalkan memeriksa dua saksi dalam penyidikan kasus perkara dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) tersangka Sunjaya Purwadisastra (SUN) mantan Bupati Cirebon, Jawa Barat (Jabar).

“Yang bersangkutan (2 orang) dijadwalkan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi kasus dugaan TPPU tersangka SUN (Sunjaya Purwadisastra/mantan Bupati Cirebon). Pemeriksaan saksi di Kantor Kepolisian Resort Cirebon Kota, Kota Cirebon, Jawa Barat,” Ali Fikri kepada wartawan di Jakarta, Rabu (21/10/2020).

Ali menjelaskan, kedua saksi yang akan diperiksa masing-masing Ferawati pegawai Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Cirebon dan Carsona Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara (PPATS) yang juga merupakan Camat Kapetakan Kabupaten Cirebon, Jabar.

Sunjaya sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka TPPU setelah KPK saat itu berhasil mengembangkan kasus perkara dugaan suap terkait perizinan di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon. KPK telah menetapkan Sunjaya sebagai tersangka TPPU sejak 4 Oktober 2019 dengan penerimaan pencucian uang sekitar Rp 51 miliar.

Dalam kasus perkara sebelumnya, Sunjaya telah diproses KPK dan dinyatakan divonis terbukti bersalah oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung terkait kasus penerimaan suap.

KPK sebelumnya diberitakan juga telah menyita sejumlah aset milik Sunjaya masing-masing 1 kendaraan dan 1 rumah yang terletak di Desa Adidarma, Gunungjati, Kabupaten Cirebon.

Tersangka Sunjaya disangkakan telah melanggar Pasal 3 dan atau Pasal 4 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Tags: , ,