KPK Periksa 6 Saksi Kasus Suap Eks Bupati Lampung Tengah

KPK Periksa 6 Saksi Kasus Suap Eks Bupati Lampung Tengah

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini memeriksa 6 orang saksi terkait penyidikan penanganan kasus perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) suap yang menjerat tersangka Mustafa (MUS) mantan Bupati Lampung Tengah, Lampung.

Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan pemeriksaan 6 saksi itu dilakukan penyidik KPK di Gedung SPN Mapolda Lampung, Jalan WR Supratman, Kota Bandar Lampung, Lampung.

“Yang bersangkutan (6 orang) diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk tersangka MUS (Mustafa/mantan Bupati Lampung Tengah),” kata Ali Fikri kepada wartawan di Jakarta, Selasa (20/10/2020).

Ali menjelaskan, saksi-saksi yang akan diperiksa itu merupakan pihak wiraswasta masing-masing Suyadi, Syamsudin Syamsi, Mas Yuli Chandra, Sukamto, Yusnan Eko Rozali dan Dicky Purna Jaya.

KPK sebelumnya telah menetapkan sejumlah tersangka dalam kasus yang berkaitan dengan Mustafa ini. Kasus pertama, KPK menetapkan Mustafa sebagai tersangka karena yang bersangkutan diduga telah menerima gratifikasi Rp 95 miliar.

KPK menduga, penerimaan uang tersebut terkait dengan proyek di Dinas Bina Marga Lampung Tengah. KPK menyatakan “commitment fee” sebesar 10 hingga 20 persen yang diduga telah diberikan kepada Mustafa.

Kasus kedua, KPK menetapkan 2 sebagai tersangka dari unsur pengusaha yaitu pemilik PT Sorento Nusantara, Budi Winarto, dan pemilik PT Purna Arena Yudha, Simon Susilo.

KPK menduga keduanya memberi duit total Rp 12,5 miliar kepada Mustafa. Diduga duit itu adalah bagian dari Rp 95 miliar yang diterima Mustafa.

Kemudian kasus ketiga, KPK menetapkan Achmad Junaidi, Bunyana, Raden Zugiri dan Zainudin sebagai tersangka. Mereka diduga menerima suap terkait persetujuan pinjaman daerah dan pengesahan APBD dan APBD-P.

Tags: , ,