KPK Periksa Dua Tersangka Kasus Pemkab Cirebon

KPK Periksa Dua Tersangka Kasus Pemkab Cirebon

Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bidang Penindakan Ali Fikri kepada wartawan mengatakan, penyidik KPK dijadwalkan memeriksa 2 orang dalam kapasitasnya sebagai tersangka.

Pemeriksaan kedua tersangka itu terkait kasus perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) suap di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon, Jawa Barat (Jabar).

Ali menjelaskan, kedua tersangka yang akan diperiksa tersebut adalah Herry Jung (HEJ) GM Hyundai Engineering and Construction Herry Jung dan Sutikno (STN) Direktur Utama (Dirut) PT Kings Property Sutikno.

“Yang bersangkutan (tersangka Herry Jung dan Sutikno) dijadwalkan akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka terkait kasus tindak pidana korupsi (Tipikor) suap perizinan dan properti di Pemkab Cirebon,” KPK Ali Fikri saat kepada wartawan di Jakarta, Rabu (4/11/2020).

Meskipun keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka sejak 15 November 2019, namun hingga saat ini KPK untuk sementara belum menahan kedua tersangka tersebut.

Penyidik KPK sebelumnya juga pernah memeriksa kedua tersangka itu pada 5 Desember 2019. Penyidik KPK saat itu meminta keterangan keduanya terkait kasus perkara dugaan permintaan sejumlah uang Sunjaya Purwadisastra, mantan Bupati Cirebon.

Diketahui, KPK telah menetapkan keduanya sebagai tersangka dalam pengembangan perkara pemberian suap terkait perizinan dan properti di Kabupaten Cirebon.

Tersangka Herry Jung diduga memberikan sejumlah uang suap sebesar Rp 6,04 miliar kepada Sunjaya (mantan Bupati Cirebon 2014-2019). Pemberian uang itu diduga terkait dengan perizinan PT Cirebon Energi Prasarana PLTU 2 di Kabupaten Cirebon dari janji awal Rp 10 miliar.

Sementara itu tersangka Sutikno diduga juga memberikan sejumlah suap sebesar Rp 4 miliar kepada Sunjaya. Pemberian suap itu terkait dengan perizinan PT Kings Property.

Sebelumnya KPK berhasil mengamankan sejumlah barang bukti uang tunai Rp 116 juta dan bukti setoran ke rekening total Rp 6,4 miliar dan menetapkan dua orang sebagai tersangka, yaitu Sunjaya dan mantan Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Cirebon Gatot Rachmanto.

KPK pada 4 Oktober 2019 juga telah menetapkan Sunjaya Purwadisastra menjadi tersangka kasus perkara dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan total penerimaan sekitar Rp 51 miliar.

Tags: , ,