KPK Terus Evaluasi Tim Pemburu Buron Harun Masiku

KPK Terus Evaluasi Tim Pemburu Buron Harun Masiku

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berjanji akan bekerja semaksimal mungkin untuk mencari dan menangkap buronan kasus perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Deputi Penindakan KPK Karyoto dalam keterangannya kepada wartawan memastikan bahwa pihakNya akan terus mengevaluasi kinerja Tim Satuan Tugas (Satgas) KPK.

Tim khusus itu dibentuk untuk menemukan menangkap salah satu buronan atau tersangka kasus dugaan korupsi yang melarikan diri, salah satu diantaranya Harun Masiku yang sebelumnya telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Harun sebelumnya diketahui merupakan buronan dalam kasus perkara dugaan suap terhadap mantan Komisioner KPU (Komisi Pemilihan Umum) Wahyu Setiawan. Pemberian suap itu diduga berkaitan dengan penetapan calon Anggota DPR RI melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW).

“Kami (KPK) sudah melakukan berbagai macam evaluasi, mana yang perlu ditambah, mana yang perlu kita kerjasamakan dengan instansi-instansi lain,” kata Karyoto dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Jumat (30/10/2020).

Baca Juga:  Kasus Ekspor Benih Lobster, KPK Geledah PT Aero Citra Kargo

Karyoto mengaku bahwa pihaknya akan terus bekerja secara maksimal untuk segera menemukan dan menangkap sejumlah buronan KPK untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, termasuk salah diantaranya adalah Harun Masiku.

“Sehingga diharapkan akan memberikan kepastian tentang gerak para DPO-DPO lain ini. Mudah-mudahan dalam waktu dekat segera bisa ditangkap terhadap DPO-DPO yang lain,” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Tim Satgas KPK berhasil menangkap seorang buronan atas nama tersangka Hiendra Soenjoto. Hiendra merupakan buron kasus dugaan suap dan gratifikasi penanganan perkara di Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia.

Sejak Februari 2020, Hiendra ditetapkan sebagai buronan dan masuk dalam DPO KPK. Sejak ditetapkan sebagai buronan, KPK terus memburu Hiendra yang diduga merupakan penyuap mantan Sekretaris MA Nurhadi.

Baca Juga:  Masa Tenang Pilkada, Bawaslu Pusat Akan Lakukan Pengawasan Ketat

Dalam penangkapan ini, KPK juga membawa teman Hiendra ke Gedung KPK Merah Putih, Jalan Kuningan Persada, Kuningan, Jakarta Selatan. KPK juga mengamankan 2 unit kendaraan yang selama ini diduga digunakan Hiendra dalam pelarian selama ini, alat komunikasi dan barang-barang pribadi lainnya.

Hiendra akan ditahan selama 20 hari pertama di Rumah Tahanan (Rutan) cabang Pomdam Jaya Guntur, Jakarta Selatan. Namun Hiendra terlebih dahulu akan melakukan isolasi mandiri selama 14 hari di Rutan KPK kavling C1 atau Gedung KPK Lama, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.

Tags: , ,