KSPI dan SBSI Surakarta Tak Turun ke Jalan Saat Peringatan May Day 2021

KSPI dan SBSI Surakarta Tak Turun ke Jalan Saat Peringatan May Day 2021

Seperti yang diketahui, setiap tanggal 1 Mei diperingati sebagai Hari Buruh atau yang biasa disebut May Day.

Menilik dari sejarahnya, pada awalnya, Hari Buruh ini adalah reaksi atas revolusi industri yang terjadi di Inggris dan menyebar ke Amerika Serikat dan Kanada. Mulanya mereka berkampanye memperjuangkan hari kerja 8 jam.

Di Indonesia sendiri peringatan Hari Buruh sempat dilarang, lalu diperbolehkan, hingga kemudian dijadikan hari libur nasional.

Kala itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan hadiah bagi para buruh. Pemerintah Indonesia menjadikan Hari Buruh Internasional yang diperingati setiap 1 Mei tersebut sebagai hari libur nasional. Libur 1 Mei mulai berlaku sejak tahun 2014.

Pada peringatan Hari Buruh setiap tahunnya selalu ada demo buruh besar-besaran di berbagai daerah dan juga di depan Istana Merdeka. Namun ada yang berbeda pada perayaan Hari Buruh di tahun 2020 lalu.

Pada hari Jumat (1/5/2020) silam, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) memperingati Hari Buruh tanpa turun ke jalan dan tidak menggelar pawai atau unjuk rasa.

Hal tersebut karena wabah Covid-19, sehingga kondisi itu tidak memungkinkan untuk menyelenggaraan kegiatan yang menghadirkan banyak orang.

Sementara itu, pada peringatan May Day 2021 mendatang, Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPI) dan SBSI (Serikat Buruh Sejahtera Indonesia) Surakarta menyatakan bahwa tidak akan mengadakan kegiatan yang bersifat mengumpulkan massa dan melanggar prokes.

Wahyu Rahadi selaku Ketua SPSI Solo mengatakan, bahwa pihaknya melakukan hal ini sebagai upaya untuk mendukung Kepolisan Surakarta dalam menjaga kondusifitas dan keamanan kota Surakarta.

Tags: , ,