Lahan Pemakaman Jenazah Covid-19 di Solo Mulai Penuh

Lahan Pemakaman Jenazah Covid-19 di Solo Mulai Penuh

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mulai menghadapi keterbatasan tempat pemakaman umum (TPU) jenazah pasien Covid-19.

Pada hari Senin (18/1/2021) kemarin, Adji Anggoro Rukmo selaku Kepala Seksi Pemakaman Umum Bidang Kawasan Permukiman Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kota Solo mengatakan, “Bulan Desember dalam satu bulan kami sudah menangani pemakaman dengan protokol Covid-19 kurang lebih 150 orang. Terus sekarang sudah pertengahan Januari kurang lebih seratusan”.

Pihaknya bahkan memperkirakan bahwa sampai akhir bulan ini jumlah pemakaman dengan protokol Covid-19 akan kembali meningkat seperti di bulan lalu.

Dari bulan Maret hingga saat ini jumlah jenazah yang dimakamkan dengan protokol Covid-19 di Kota Solo mencapai sekitar 350.

Menurutnya, dari lima TPU yang dikelola oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kota Surakarta, yakni TPU Bonoloyo, TPU Purwoloyo, TPU Daksinoloyo, TPU Pracimaloyo, dan TPU Untoroloyo, dua di antaranya mulai penuh.

Baca Juga:  Solo Terima 70.000 Dosis Vaksin Covid-19 Tahap Dua

Adji menambahkan, “Memang kalau secara kapasitas, ada makam tertentu yang sudah bisa dikatakan overload. TPU Bonoloyo yang paling banyak menerima pemakaman Covid-19″.

Adji juga menyampaikan bahwa sejauh ini Pemkot Surakarta belum memiliki lahan khusus untuk pasien Covid-19 yang meninggal dunia.

“Ke depan kaitannya dengan lahan yang kondisi sekarang masih kosong, di Daksinoloyo juga ada satu blok yang bisa disiapkan khusus Covid-19. Sejauh ini belum ada lahan khusus, tetapi masih di dalam TPU,” tambahnya.

Terkait pemakaman pasien Covid-19 yang meninggal dunia, ada dua standar operasional prosedur, salah satunya adalah jika pasien meninggal di rumah sakit maka pemulasaran dilakukan di RS dan proses pemakaman dilakukan oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan.

Baca Juga:  Aturan Dilonggarkan, Jumlah Pengunjung TSTJ Naik Drastis

“Sedangkan yang kedua kalau pasien meninggal di rumah, proses pemulasaran dilakukan oleh tim relawan yang dibantu satgas kecamatan. Pemakaman tetap dilakukan oleh petugas Dinas Perkim selama pemakamannya dilakukan di TPU yang kami kelola”, jelas Adji.

Sementara itu, selama sepekan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), Pemkot Solo mencatat penambahan 1.201 kasus positif Covid-19.

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Solo menyebut bahwa penambahan tersebut yakni berkaitan dengan kasus lama.

Berdasarkan data harian dari Pemkot Solo, pada hari Senin (11/1/2021) lalu, kasus Covid-19 berada di angka 5.854 kasus.

Sementara itu, pada hari Senin (18/1/2021) kemarin, jumlah kasus mencapai 7.055 kasus atau bertambah 1.201 kasus baru dalam sepekan.

Tags: , ,