Listrik Gratis Sekarang Dibatasi

Listrik Gratis Sekarang Dibatasi

Pemerintah dan PT PLN (Persero) telah memperpanjang stimulus tarif diskon listrik hingga Maret 2021. Adapun tarif listrik gratis berlaku untuk pelanggan 450 VA, dan diskon 50 persen untuk pelanggan 900 VA bersubsidi.

Namun, penyaluran stimulus diskon listrik saat ini dilakukan pembatasan pada mekanismenya. Sehingga pemakaian potongan tarif ini dihitung sesuai maksimum pemakaiannya.

Pada hari Jumat (22/1/2021) ini, Bob Saril selaku Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PT PLN (Persero) menuturkan, “Bukan perbedaan daripada stimulusnya tapi mekanismenya”.

Bob menerangkan bahwa untuk tahun 2020 semua pemakaian pelanggan pasca bayar 450VA dan 900VA mendapat diskon masing-masing 100% dan 50%.

Tetapi, untuk stimulus perpanjangan ini ada batasnya.

Untuk pelanggan pasca bayar 450 VA, tarif listrik gratis hanya diberikan untuk pemakaian listrik maksimal 720 jam nyala, atau setara 324 kWh.

Baca Juga:  Pembangunan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo Hampir Selesai, Kapan Peresmiannya?

Di atas tersebut maka akan dikenakan tarif normal yakni tarif 450VA yang disubsidi.

“Karena kalau lebih daripada itu seharusnya memang bukan haknya lagi untuk mendapatkan. Sehingga pemakaian diskon tarif setara 720 jam nyala yaitu sebesar 324 kWh, ini yang diberikan diskon 100%. Di atas itu maka dikenakan tarif normal subsidi,” tuturnya.

Sementara untuk pelanggan pra bayar 900 VA, diskon listrik 50 persen juga dikenakan batasan pemakaian 720 jam nyala, atau setara 648 kWh. Lebih dari itu, pemakaiannya dikenakan tarif normal yang sebenarnya sudah disubsidi juga.

Di atas itu akan dikenakan tarif normal yang disubsidi.

Untuk pra bayar 450VA, pada tahun 2020 token listrik gratis diberikan sebesar pemakaian tertinggi Desember 2019-Februari 2020.

Baca Juga:  Pembangunan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo Hampir Selesai, Kapan Peresmiannya?

Untuk 2021 ini, token gratis diberikan sebesar stimulus tahun 2020.

Pada pra bayar 900VA, diskon 50% diberikan berdasarkan konsumsi tertinggi Desember 2019-Februari 2020 dalam bentuk token gratis.

Untuk tahun 2021 ini, diskon 50% diberikan ketika pelanggan melakukan transaksi pembelian token.

Menteri BUMN sekaligus Ketua Komite Penanganan Covid dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Erick Thohir menegaskan, pemerintah akan tetap melanjutkan subsidi listrik hingga 2021.

Perpanjangan subsidi ini berlaku pada tahan pertama tahun 2021 yaitu Januari hingga Maret. Kemudian akan dilihat kembali kemungkinan untuk terus memperpanjang subsidi sesuai dengan kondisi masyarakat yang terdampak.

Tags: , ,