Malam Tahun Baru, Polresta Lakukan Penyekatan di 4 Titik Pintu Masuk Kota Solo

Malam Tahun Baru, Polresta Lakukan Penyekatan di 4 Titik Pintu Masuk Kota Solo

Polresta Surakarta akan melakukan penyekatan di 4 titik pintu masuk menuju Kota Solo pada malam pergantian tahun.

Upaya ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi masuknya warga dari luar kota yang akan merayakan malam pergantian tahun di pusat Kota Solo.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kombes Pol Ade Safri selaku Kapolresta Surakarta pada hari Kamis (17/12/2020) usai menggelar rapat koordinasi lintas sektoral menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Menurut Ade Safri, masuknya warga dari luar kota, akan berpotensi menimbulkan kerumunan dan sangat rawan terjadinya penularan Covid-19.

Kapolresta menjelaskan, “Penyekatan kita lakukan di semua pintu masuk. Kita mengantisipasi agar tidak ada perayaan malam pergantian malam tahun baru di Kota Solo”.

Baca Juga:  Upacara Pembukaan Pospenas IX 2022 Solo di Stadion Manahan Berlangsung Meriah

Kaporesta juga menambahkan, bahwa selama libur Nataru, pihaknya juga akan menggelar operasi lilin candi. Selain untuk menjaga Kamtibnas, operasi tersebut juga difokuskan pada pencegahan penyebaran Covid-19, salah satunya dengan melarang adanya kerumunan.

“Selama operasi lilin, kami akan membentuk lima tim pengurai kerumunan. Tim tersebut akan disebar di 5 kecamatan untuk memonitor kondisi kamtibnas secara mobile serta menyisir lokasi potensi terjadinya kerumunan dan penyakit masyarakat”.

Sementara itu, guna mengamankan perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, jajaran Polresta Solo menyiapkan ratusan personel gabungan.

Jumlah personel gabungan tersebut ditaksir mencapai sebanyak 550 personel. Tidak hanya itu saja, pihak kepolisian juga akan melibatkan sejumlah anggota organisasi masyarakat (ormas) dalam pengamanan gereja.

Baca Juga:  Upacara Pembukaan Pospenas IX 2022 Solo di Stadion Manahan Berlangsung Meriah

Terkait jumlah personel gabungan itu, Ade Safri menuturkan bahwa jumlah totalnya mencapai 750 personel. Mengenai jumlah personel yang akan bertugas di gereja juga telah dilakukan penyesuaian.

Kapolresta juga menjelaskan bahwa pengamanan gereja dilakukan secara menyeluruh baik ibadah online maupun offline.

Tags: , ,