Masa Pandemi Tak Kunjung Berakhir, BPR Diharapkan Tetap Bisa Bertahan

Di masa pandemi yang tidak kunjung berakhir, BPR Bank Giri Sukadana memberi bantuan agar perekonomian di Wonogiri tetap berjalan stabil yaitu dengan kemudahan permodalan untuk UMKM.

“Harapan kita perekonomian di Wonogiri bisa menggeliat dan berkembang,” ungkap Direktur PT BPR Bank Giri Sukadana (Perseroda) Suparmo di sela-sela acara pengundian tabungan Sigatra dan Suka Sejahtera kepada wartawan, Minggu (20/9).

Pihaknya mendorong agar laju perekonomian di Wonogiri tetap menggeliat meskipun masih masa pandemi.

Suparmo menyatakan, salah satu upaya yang dilakukan adalah memberikan kemudahan permodalan kepada pengusaha UMKM.

Lebih lanjut Suparmo mengatakan, aset per Agustus tahun ini sebesar Rp 95,07 Miliar. Dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya, aset perusahaan tercatat sebesar Rp 84,3 Miliar.

Baca Juga:  Nikmati Acara Solo Batik Music Festival 2022 di Pamedan Pura Mangkunegaran Solo 1-2 Oktober 2022

“Artinya, ada kenaikan aset sebesar Rp 10,8 Miliar atau pertumbuhan sebesar 12,8 persen,” tuturnya.

Terpisah, Bupati Wonogiri Joko Sutopo mengapresiasi BPR tersebut karena dinilai mampu berkontestasi dengan bank lain di Wonogiri selama 17 tahun belakangan ini.

Bupati juga mengakui jika selama ini BPR Bank Giri Sukadana tetap kuat. Meski dihantam badai Covid-19 tidak ada masalah. Hal ini lantaran segmen pasar yang dibidik sangat tepat dan segmen yang berbeda yaitu fasilitasi permodalan UMKM.

Bupati berpesan jangan sampai nasabah dirugikan. Selain itu, perusahaan tersebut diharapkan bisa terus berkembang, berkompetisi dan produktif.

“Jangan sampai nasabah dirugikan, terus berkembang, berkompetisi dan produktif. Selain itu, NPL (Non Performing Loan)-nya saat ini 4,7 persen. Masih di bawah 5 persen. Ini harus ditekan, kredit-kredit yang kurang lancar bisa diminimalisasi. Prinsipnya harus transparan,” tandasnya.

Tags: , ,