Menangi Pemilihan, Putin Resmi Jabat Presiden Rusia Hingga 2036

Menangi Pemilihan, Putin Resmi Jabat Presiden Rusia Hingga 2036

Presiden Rusia Vladimir Putin mendapatkan kemenangan dalam referendum dengan perolehan suara sebanyak 78 persen, walaupun demikian ia mendapat banyak tuduhan bahwa proses pemilihan itu sarat dengan kecurangan.

Pada hari Jumat (3/7/2020) kemarin, Vladimir Putin yang berusia 67 tahun itu menandatangani Perintah Eksekutif amendemen Konstitusi Rusia yang mengizinkan dirinya berkuasa hingga enam belas tahun ke depan. Itu berarti ia akan menjabat sebagai pemimpin negeri beruang merah itu sampai dengan tahun 2036.

Mengutip dari Daily Mail , setelah menandatangani Perintah Eksekutif tersebut, Putin mengatakan, ” Amendemen Konstitusi mulai berlaku. Amendemen ini berlaku tanpa melebih-lebihkannya atas kehendak rakyat”.

“Kita telah melakukan keputusan ini bersama, sebagai sebuah negara”, tambahnya.

Baca Juga:  Perjalanan Satu Tahun Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin

Ia juga mengusulkan perubahan Konstitusi sejak Januari dan bersikeras merasa layak untuk menjabat lagi serta meminta pemilu terkait hal tersebut.

Karena wabah virus Covid-19 akhirnya pemungutan suara yang sebelumnya dijadwalkan 22 april terpaksa ditunda.

Seorang peneliti pemilu independen terkemuka Rusia, Sergey Shpilkin, memperkirakan bahwa ada sebanyak 20 juta surat suara pada pemilu yang dilaksanakan pada Rabu (1/7/2020) awal bulan Juli itu dipalsukan.

Shpilkin memperkirakan bahwa selama pemilu kepresidenan terakhir, ada sebanyak 10 juta pemilih adalah palsu.

Secara hukum pemungutan suara tidak diwajibkan karena perubahan telah disetujui oleh Parlemen dan dicap oleh Mahkamah Konstitusi Negara.

Pada Rabu (1/7/2020), selama proses pemilu terjadi banyak laporan kecurangan terjadi, seperti para pemilih dipaksa dan pengaturan lain tidak sesuai prosedur, serta pemalsuan suara.

Baca Juga:  Saat Bertemu Ojol, Pasangan Bajo Janjikan Pangkalan Berfasilitas Wifi Gratis

Semakin tinggi jumlah pemilih, semakin besar kemungkinan amendemen Konstitusi disetujui. Hal itu menunjukkan adanya “dugaan” bahwa surat suara “ya” yang mendukung perubahan Konstitusi dimasukkan ke kotak suara.

Tags: , ,