Mengapa di Hong Kong TikTok Berhenti Beroperasi?

Mengapa di Hongkong TikTok Berhenti Beroperasi?

Aplikasi TikTok umumkan soal hentinya operasi mereka di Hong kong. Aplikasi berbagi video tersebut juga dikabarkan akan menghapuskan keberadaannya aplikasinya di App Store maupun di Google Play Store di negara setempat.

Hal ini dilatar belakangi alasan mengenai dampak dari berlakunya Undang-Undang Keamanan Hong Kong yang baru saja di sahkan oleh negara asal TikTok sendiri yaitu China.

Pihak dari aplikasi yang digemari oleh pengguna sosial itu juga akan mengevaluasi bagaimana sikap mereka terhadap undang-undang tersebut.

Perwakilan Tiktok memberi penjelasan, “Mengingat peristiwa baru-baru ini, kami memutuskan untuk menghentikan operasi aplikasi TikTok di Hong Kong”.

Seperti yang diketahui, undang-undang yang baru disahkan Pemerintahan China itu menguatkan posisi China terhadap negara yang memiliki julukan Mutiara dari Timur itu. Dengan undang-undang tersebut, siapa pun yang menentang otoritas Beijing di wilayah Hong Kong akan dihukum.

Baca Juga:  YouTube Siap Garap Fitur E-Commerce

Kritikan mengalir mengenai undang-undang ini, baik dari warga negara anti-China di Hong Kong maupun negara asing yang berhubungan bisnis dengan Hong Kong selama ini.

Beberapa pengamat mengatakan, bahwa aturan tersebut juga memaksa perusahaan teknologi yang beroperasi di Hong Kong untuk memberikan data pengguna ke Pemerintah China. Mereka juga harus mematuhi permintaan sensor yang diminta otoritas China.

Namun, aplikasi TikTok sudah beberapa kali mengklaim bahwa mereka tidak membagikan data pengguna kepada Pemerintah China. Pada September tahun lalu, di Hong Kong jumlah pengguna TikTok tercatat mencapai angka 150.000.

Tidak hanya TikTok, sejumlah perusahaan teknologi asal Amerika Serikat juga menghentikan layanannya di Hong Kong setelah aturan ini berlaku. Diantaranya adalah Google, Facebook, Twitter, dan Telegram.

Baca Juga:  Gergaji Mobile Buatan SMK Kristen 2 Solo Siap Dipasarkan

Merangkum dari Recode, perwakilan Google mengatakan, “Hari Rabu lalu, ketika undang-undang ini berlaku, kami menghentikan sementara produksi pada setiap permintaan data baru dari otoritas Hong Kong dan kami akan terus meninjau rincian undang-undang baru ini”.

Tags: , ,