Menjelang Pilkada Tim Gabungan Gelar Razia, 114 Knalpot Brong Disita

Menjelang Pilkada Tim Gabungan Gelar Razia, 114 Knalpot Brong Disita

Menjelang pemilihan Kepala Wali Kota Solo (Pilwalkot) atau Pilkada Solo, personel gabungan Polisi, TNI dan Dinas Perhubungan melakukan razia kendaraan bermotor di delapan lokasi di Solo, Sabtu (26/9/2020).

Akibatnya, ratusan kendaraan disita sebagai barang bukti (BB). Kendaraan boleh dikembalikan, tetapi knalpot brong kendaraan disita. Sebanyak 114 knalpot brong disita oleh Satlantas Polresta Solo di wilayah Gendengan dan Manahan.

Kompol Afrian Satya Permadi Kasatlantas Polresta Solo mewakili Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak Kapolres Solo kepada wartawan, Minggu (27/9/2020), mengatakan kepada wartawan, Minggu (27/9/2020), razia itu sebagai upaya menciptakan kondisi menjelang pilkada serentak yang prosesnya sudah dimulai. Hal ini juga dilakukan untuk memastikan tahapan kampanye Kota Solo berjalan dengan aman, ujarnya.

Baca Juga:  Cawali Solo Gibran Blusukan Online Ke Kratonan

“Kami akan rutin menggelar razia knalpot brong ini. Lalu, juga Operasi Yustisi Masker, Operasi Pekat, dan Patroli Gabungan Berskala Besar. Banyak sekali masukan kepada kami terkait keluhan knalpot brong,” ujar Afrian.

Dia menambahkan, penggunaan knalpot yang benar merupakan salah satu persyaratan kendaraan dalam UU. No. 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Menurut dia, dalam razia tersebut, Satlantas melibatkan Dinas Perhubungan agar bisa mengetahui standar penggunaan knalpot brong.

Pekan lalu, Kasubaghumas Polresta Solo Iptu Umi Supriati mengatakan pada Sabtu (19/9/2020) malam kepolisian menggelar razia di 12 lokasi di Kota Solo. Termasuk, razia gabungan operasi yustisi masker bersama jajaran Satpol PP dan TNI.

Baca Juga:  28 Bayi Dan Anak Balita di Sukoharjo Terpapar Covid-19 Selama Pandemi

“Hasil operasi yustisi ada 65 orang yang diketahui tidak memakai masker. Sebanyak 65 orang itu terdiri atas 56 laki-laki dan sembilan perempuan. Mereka sudah didata dan disanksi,” papar dia.

Jajaran Polresta Solo menerjunkan sebanyak 520 personel kepolisian dalam kegiatan Tiada Hari Tanpa Razia.

Ia menambahkan sasaran razia itu meliputi konvoi kendaraan bermotor, knalpot brong, penggunaan sajam, bahan peledak, senjata api, narkoba, dan barang berbahaya lainnya.

“Razia fokus pada berbagai jenis pelanggaran lalu lintas dan pelanggaran hukum lainnya seperti pelaku curas, curat dan curanmor serta penyakit masyarakat,” imbuh dia.

Tags: , ,