Minta Uang Secara Paksa ke Peziarah, Pembersih Makam Bonoloyo Ditertibkan

Minta Uang Secara Paksa ke Peziarah, Pembersih Makam Bonoloyo Ditertibkan

Pada hari Minggu (11/4/2021) kemarin, Polsek Banjarsari melaksanakan sosialisasi di pemakaman umum Bonoloyo, Kelurahan Kadipiro, Kecamatan Banjarsari.

Sosialisasi menyasar kepada beberapa oknum juru kebersihan itu disinyalir sebagai pengemis yang sering meminta uang kepada peziarah secara paksa.

Aiptu Samino selaku Kepala Unit II Patroli Polsek Banjarsari mengatakan, “Kami mendapat keluhan dari masyarakat, bahwa aktivitas peziarah terganggu dengan adanya pengemis yang berkedok bersih-bersih makam. Mereka usai membersihkan makam, terkadang meminta uang kepada peziarah namun dengan paksaan,”.

Para pembersih tersebut sering bergerombol di sekitar makam dan mereka langsung bergerak membersihkan makam saat ada peziarah yang datang.

Mereka menunggui peziarah itu hingga usai berdoa lalu meminta jasa secara paksa.

“Ini sifatnya masih imbauan, jika masih terjadi peristiwa seperti ini lagi kami berikan tindakan tegas”, jelas Samino.

Samino menyebut aktivitas tersebut meresahkan masyarakat yang berziarah di makam tersebut.

Sementara itu, Trinem- salah satu juru kebersihan mengaku bahwa sudah puluhan tahun mencari nafkah di pemakaman itu.

Tetapi, ia mengaku tidak pernah memaksa para peziarah untuk memberi uang.

Ia tidak menampik bahwa ada beberapa juru bersih lain yang sering meminta uang secara paksa.

Trinem menuturkan, “Memang ada, tapi bukan di blok sini”.

“Kalau saya, ya seikhlasnya. Memang ada, tapi biasanya di blok sisi utara makam”, katanya.

Ia menegaskan bahwa kelompoknya tidak pernah melakukan pemaksaan kepada peziarah.

Untuk informasi, TPU Bonoloyo yang merupakan pemakaman terluas di Kota Solo menjadi pemakaman yang paling ramai diziarahi.

Hal tersebut membuat banyak warga yang tertarik mencari penghasilan dengan menjadi juru kebersihan. Mereka mengandalkan sumbangan dari para peziarah.

Tags: , ,