Mudik Lebaran 2021 Dilarang, Ganjar: Kita Tunggu Aturan

Mudik Lebaran 2021 Dilarang, Ganjar: Kita Tunggu Aturan

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, pemerintah resmi memberlakukan larangan mudik Lebaran 2021 yang berlaku bagi semua masyarakat Indonesia.

Larangan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy.

Muhadjir menyampaikan bahwa keputusan melarang mudik Lebaran 2021 ditetapkan berdasarkan hasil rapat tingkat menteri.

Pemerintah memutuskan melarang mudik Lebaran setelah mempertimbangkan tingginya angka penularan dan kematian akibat Covid-19 setelah beberapa kali libur panjang, khususnya setelah libur Natal dan Tahun Baru.

Muhadjir mengatakan, larangan mudik tersebut akan mulai berlaku mulai 6-17 Mei 2021. Sebelum dan sesudah waktu tersebut, masyarakat diimbau untuk tetap meniadakan aktivitas perjalanan.

Terkait hal tersebut, Ganjar Pranowo selaku Gubernur Jawa Tengah sepakat dengan kebijakan yang dibuat pemerintah pusat dengan tidak ada mudik.

Pada hari Senin (29/3/2021) kemarin, Ganjar menuturkan, “Maka kita akan menyiapkan untuk tidak ada mudik. Namun demikian kita selalu siaga mudah-mudahan minggu ini kita bisa segara rapat dengan Jakarta (pemerintah pusat) dengan Forkopimda untuk menyiapkan langkah itu”.

Orang nomor satu di Jawa Tengah itu menyampaikan bahwa akan belajar dari pengalaman tahun lalu yang juga tidak ada mudik Lebaran.

“Minimal bagaimana penjagaan perbatasan (masuk Jateng),” ujarnya.

Pihaknya juga akan melaksanakan kebijakan yang diputuskan dari pusat terkait larangan mudik Lebaran.

Politisi PDI Perjuangan itu menuturkan, “Nanti kita tunggu Kementerian Perhubungan untuk membuat aturan terkait dengan alat transportasi yang boleh, Kementerian Agama mengatur tata cara nanti pada saat bulan Ramadan sekaligus Sholat Idul Fitrinya. Nanti sektor-sektor sesuai dengan keputusan Menko PMK itu sektorannya akan membuat dengan detail . Kapolri juga akan mengatur bagaimana sistem transportasi dan penegakan hukumnya. Maka daerah nanti kami tinggal melaksanakannya. Namun demikian, pakem-pakem untuk emergency kita selalu siapkan”.

Tags: , ,