Muncul 3 Klaster Baru Covid-19 di Solo

Muncul 3 Klaster Baru Covid-19 di Solo

Pada hari Kamis (5/10/2020) kemarin, penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 di Solo mencapai 32 orang.

Satuan Petugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Solo mencatat temuan tiga klaster baru dari kategori keluarga dan tetangga.

Ahyani selaku Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Solo menyampaikan bahwa 32 kasus tersebut yakni dari tujuh pasien suspek yang naik kelas jadi kasus konfirmasi. Lalu satu warga yang uji swab mandiri, dan 24 hasil tracing yang merupakan ekor dari 10 induk kasus.

Dari 10 induk kasus tersebut, ada tiga yang menonjol lantaran membawa ekor lebih dari dua dan menjadi klaster yang baru. Seluruh klaster tersebut berada dalam wilayah Kecamatan Jebres.

Ahyani juga menjelaskan, yang pertama Kelurahan Gandekan menyumbang klaster baru penularan Covid-19 Solo dari kategori keluarga dan tetangga.

Sebanyak 17 warga RW 006 yang sempat berkontak dengan pasien positif Covid-19 ternyata ada enam orang yang terkonfirmasi positif. Jadi total kasus dari klaster tersebut berjumlah yakni 10 orang.

Baca Juga:  Jasad Wanita Mengenaskan Di Mobil Di Sukoharjo Dibunuh Dan Sengaja Dibakar

Pada har Kamis (15/10/2020) Ahyani menuturkan, “Mereka yang berkontak ini kan karantina mandiri di SD Kristen Gandekan. Nah karena ada enam orang yang positif, kami meminta mereka tetap karantina mandiri karena pasti sempat berkontak dengan yang positif”.

Klaster baru penularan Covid-19 Solo dari kategori keluarga dan tetangga berikutnya berasal dari Kelurahan Jagalan.

Kasus muncul berawal dari seorang pasien suspek yang naik kelas jadi kasus konfirmasi Covid-19.

Setelah mengetahui hal tersebut. Dinas Kesehatan langsung melanjutkan tracing dan mendapati empat kontak erat dan dekatnya ikut tertular virus Covid-19.

Siti Wahyuningsih -Kepala Dinas Kesehatan (DKK) Solo- menjelaskan bahwa kontak kasus tersebut seluruhnya asimtomatik.

Tetapi, untuk induk kasusnya masih menjalani rawat inap.

Baca Juga:  LPPM UNS Solo Lockdown 10 Hari Imbas 2 Pejabat Meninggal Positif Covid-19

“Kasus induk Jagalan ini terkonfirmasi pada Sabtu (10/10/2020) lalu. Kontaknya terkonfirmasi Kamis ini,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan bahwa sumbangan klaster baru dari keluarga berikutnya dari daerah Kentingan, Kelurahan Jebres. Kasus juga merupakan ekor dari pasien suspek yang naik kelas jadi kasus konfirmasi.

Sebanyak empat anggota keluarga dari kasus induk ikut terpapar.

“Kasus yang ekornya panjang berawal dari pasien suspek. Makanya, perlu berhati-hati untuk tetap menjaga protokol kesehatan meski hanya lingkungan yang terkecil,” ujarnya.

Di sisi lain, hingga Kamis (15/10/2020) kemarin, DKK belum mendapatkan laporan dari pelanggan warung soto Kelurahan Kepatihan Kulon, Jebres, yang pemiliknya positif Covid-19.

“Belum ada laporan masuk. Saya harap masyarakat yang merasa pernah ke sana untuk melapor guna memutus rantai persebaran,” imbuhnya.

Tags: , ,