Muncul Klaster Keluarga, 13 Anggota Keluarga di Sukoharjo Positif Covid-19

Muncul Klaster Keluarga, 13 Anggota Keluarga di Sukoharjo Positif Covid-19

Di Desa Sraten, Kecamatan Gatak, Sukoharjo, sedikitnya 13 orang dalam satu keluarga terkonfirmasi positif Covid-19. Transmisi penularan virus Covid-19 dalam keluarga lebih mudah dan cepat saat anggota keluarga berinteraksi di dalam rumah.

Menurut informasi, klaster keluarga di Desa Sraten tersebut berawal saat kepala keluarga terinfeksi Covid-19. Setelah itu, istri dan anaknya yang menjadi kontak erat pasien positif, dan ikut terpapar Covid-19.

Dari berbagai sumber, diketahui bahwa sebelum hasil uji swab keluar, mereka mengadakan pertemuan keluarga besar di halaman rumah.

Gugus Tugas lantas melacak anggota keluarga pasien positif yang datang di pertemuan tersebut.

Yunia Wahdiyati -Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Sukoharjo- menuturkan, “Sebanyak 17 orang kontak erat lini pertama menjalani uji swab dengan diambil sampel-sampel cairan tenggorokan. Hasilnya, 13 orang dinyatakan terkonfirmasi Covid-19″.

Baca Juga:  Teguh Prakosa Sempat Kampanye Di Rumah Keluarga Wanita yang Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo

Para pasien positif Covid-19 tanpa gejala dari klaster keluarga Sraten tersebut telah menjalani isolasi mandiri selama 10 hari dan mereka dinyatakan sembuh apabila tidak mengalami demam tinggi dan gangguan pernapasan.

Klaster keluarga Sraten merupakan klaster keluarga dengan pasien positif terbanyak di Sukoharjo.

Namun, sebelumnya ada enam klaster keluarga lain dengan jumlah pasien positif lima orang hingga 10 orang.

Yunia menyampaikan bahwa transmisi penularan Covid-19 dalam keluarga lebih mudah terjadi. Anggota keluarga yang terinfeksi virus corona tak sengaja menularkan virus ke anggota keluarga lain atau kerabat keluarga dalam satu rumah.

Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap klaster keluarga. Pihaknya juga mengingatkan selalu pentingnya menerapkan protokol kesehatan.

Baca Juga:  Suami Ditahan Karena Tangkap Maling, Istri Histeris di Kejari Klaten

“Protokol kesehatan pencegahan Covid-19 tak hanya dijalankan saat beraktivitas di luar rumah melainkan saat berkumpul dengan anggota keluarga di dalam rumah,” imbuhnya.

Tags: , ,