Musim Kemarau Panjang, Petani di Karanganyar Tanam Tembakau

Musim Kemarau Panjang, Petani di Karanganyar Tanam Tembakau

Petani di enam kecamatan di Kabupaten Karanganyar sudah mulai menanam tembakau dalam beberapa tahun terakhir. Keenam kecamatan tersebut adalah Kecamatan Jenawi, Ngargoyoso, Jatiyoso, Tawangmangu, Jumapolo, dan Colomadu.

Areal yang ditanami tembakau di enam kecamatan mencapai 300 hektar. Menanam tembakau bermanfaat bagi petani yang tidak bisa menanam padi selama musim kemarau. Dengan demikian, petani tetap produktif saat kemarau panjang.

Berdasarkan data Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Perikanan (Dispertan PP) Karanganyar, petani tembakau di Kabupaten Karanganyar hanya bisa menanam tembakau sekali dalam satu tahun.

Tembakau ditanam pada musim kemarau. Waktu tanam sebelum memanen tembakau adalah empat bulan. Petani mulai menanam tembakau pada bulan Maret atau April dan panen dari Juli hingga September.

Menurut Juliyatmono, Bupati Karanganyar, pendapatan petani akan meningkat melalui menanam tembakau.

Baca Juga:  Hajatan dan Hiburan di Sragen Dilarang, Karanganyar Bebas Namun Terapkan Protokol Kesehatan

“Satu tahun itu panen sekali. Pas enggak ada air, mereka tanam tembakau. Saat kekeringan tetap bisa produktif. Saya tanya luas lahan 7.000 meter persegi itu bisa menghasilkan Rp8 juta. Kalau luas lahan satu hektare kan bisa lebih dari Rp10 juta. Masih lebih menguntungkan dibandingkan tanam padi,” kata Bupati saat berbincang dengan wartawan di halaman Kantor Bupati Karanganyar, Senin (28/9/2020).

Di sisi lain, Juliyatmono melihat harga tembakau di masa pandemi ini tidak cukup menggembirakan. Harga tembakau relatif lebih rendah apabila dibandingkan tahun sebelumnya. Dia menilai petani cukup tertolong karena bekerja sama dengan perusahaan swasta, yakni PT Sadhana Arifnusa.

PT Sadhana Arifnusa adalah perusahaan yang berpusat di Surabaya yang memproduksi tembakau berkualitas. Perusahaan ini mendominasi perdagangan tembakau di Indonesia.

Juliyatmono berharap perusahaan itu tidak akan membeli tembakau dari petani dengan harga murah. Petani tembakau di Kabupaten Karanganyar menjual tembakau kering rajang.

Baca Juga:  Tak Berizin dan Berkerumun, Lomba Mobile Legends di Solo Dibubarkan

“Harga tembakau saat ini kan relatif tidak menggembirkan. Makanya kerja sama dengan PT Sadhana Arifnusa supaya harga stabil, tidak dipermainkan tengkulak,” tutur dia.

Siti Maisyaroch, Kepala Dispertan PP Kabupaten Karanganyar mengatakan, Pemkab sedang berupaya menambah luas lahan yang ditanami tembakau. Salah satu penyebabnya adalah lahan yang ditanami tembakau merupakan lahan bero (kering), sehingga tidak bisa ditanami padi.

“Apabila menemukan tanah bero, kami ajak petani tanam tembakau. Ada yang mau dan sebagian tetap tanam palawija. Pemerintah mendukung dengan memberikan bantuan secara bertahap. Misal bantuan kendaraan roda tiga, mesin perajang, alat penjemur, dan lain-lain sesuai kebutuhan,” tutur Siti.

Tags: , ,