Nekat Berjualan, Pedagang Bermobil di Alun-alun Utara Solo Akan Disanksi Tipiring

Nekat Berjualan, Pedagang Bermobil di Alun-alun Utara Solo Akan Disanksi Tipiring

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mengancam sanksi pidana ringan ( tipiring) kepada pedagang bermobil yang nekat berjualan di Alun-alun Utara Solo.

Para pedagang tersebut dilarang berjualan di kawasan yang dimaksud lantaran berdampak terhadap omzet pedagang di Pasar Klewer.

Para pedagang tersebut juga dinilai telah melanggar Perda No 3 Tahun 2008 tentang Pengelolaan PKL dan Perda No 1 Tahun 2010 tentang Pasar Tradisional.

Perda tersebut mengatur sanksi pidana ringan bagi pedagang yang terbukti berjualan di luar pasar.

Pada hari Senin (9/11/2020) kemarin, Didik Anggono selaku Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Solo menuturkan, “Manakala masih ada pelanggaran, ada buktinya kita tangkap kemudian kita buat berita acara penyidikan sampai dinaikkan ke pengadilan (untuk tipiring)”.

Baca Juga:  Angka Inflasi Solo 0,17 Persen dan Masuk Peringat Lima di Jawa Tengah

Pihaknya juga menjelaskan bahwa akan melaksanakan patroli rutin setiap Senin dan Kamis guna pengawasan agar pedagang bermobil ini tidak melakukan aktivitas berjualan, tetapi hanya menyuplai barang pesanan kepada pedagang di Pasar Klewer.

Tidak hanya itu, jajarannya juga akan berkoordinasi dengan TNI/Polri, Dinas Perdagangan (Disdag), Dinas Perhubungan (Dishub) dan lain sebagainya untuk menyelesaikan permasalahan pedagang bermobil tersebut.

Didik menambahkan, “Pengawasan, pengamanan terkait dengan bagaimana mobil yang datang itu hanya parkir dan mengeluarkan barang hanya untuk setor kios yang sudah beli di tempat mereka. Jadi, mereka mengeluarkan barang hanya untuk mengantar pesanan sudah selesai. Manakala mereka itu membuka menjual (pakaian) ke tempat parkir itu yang tidak benar”.

Baca Juga:  Satgas Covid-19 Solo: Ada Pelaku Hajatan yang Bikin Aturan Sendiri!

Ia menuturkan bahwa pedagang bermobil yang membuka lapak dagangan di Alun-alun Utara berasal dari luar Solo dan jumlahnya ada ratusan.

Para pedagang yang dimaksud ada yang berjualan di Alun-alun Utara, parkir luar Pasar Cinderamata, parkir dalam Pasar Cinderamata, parkie utara Masjid Agung, parkir sisi selatan Masjid Agung, parkir timur Alun-alun utara, dan lainnya.

Komentar senada juga datang dari FX Hadi Rudyatmo selaku Wali Kota Solo yang juga menyampaikan bahwa pedagang bermobil tidak boleh berjualan di sekitar kawasan Alun-alun Utara dan tempat lainnya di Solo.

“Kita melarang pedagang bermobil berdagang di Alun-alun Utara. Nekat langsung dirazia”, katanya.

Tags: , ,