Nekat Merokok Sembarangan di Solo, Siap-Siap Disanksi

Nekat Merokok Sembarangan di Solo, Siap-Siap Disanksi

Penerapan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2019 tentang Kawasan Tanpa Rokok dinilai kurang optimal, meskipun sudah berjalan dua tahun.

Sehubungan dengan hal itu, tahun ini Pemerintah Kota (Pemkot) Solo akan menerapkan sanksi penuh kepada pelanggarnya.

Arif Darmawan selaku Kepala Satpol PP Kota Surakarta menyampaikan bahwa masih banyak kendala dalam implementasi Perda Kawasan Tanpa Rokok, sejak dua tahun lalu ditetapkan.

Diantaranya adalah masih minimnya tentang kesadaran dari masyarakat agar tidak merokok di lokasi kawasan tanpa rokok.

Padahal, berbagai spanduk informasi soal larangan merokok telah dipasang di masing-masing lokasi tersebut.

Pada hari Kamis (25/3/2021) kemarin, Arif mengatakan, “Masih banyak ditemukan puntung rokok maupun sampah bungkus rokok di kawasan tanpa rokok. Biasanya kalau ada petugas jaga mereka semua patuh. Tapi setelah petugas pergi, mereka merokok lagi di tempat itu”.

Berjalan dua tahun dengan upaya persuasif, pemkot merasa bahwa sudah saatnya untuk lebih tegas dalam penerapan aturan tersebut.

Pasalnya, masyarakat sengaja mengabaikan papan informasi berisi larangan merokok di kawasan tanpa rokok.

Arif menjelaskan, “Implementasi perda itu bakal lebih tepat diterapkan tahun ini. Perda ini akan kami jadikan prioritas. Kami sudah koordinasi dengan stakeholder lainnya”.

Selain melakukan pengawasan terhadap perokok aktif di kawasan tanpa rokok, Satpol PP juga akan memantau terkait keberadaan iklan spanduk rokok di kawasan tersebut.

Arif menyebut keberanian perokok melanggar aturan karena adanya sejumlah spanduk rokok di sekitarnya.

Ini salah satu faktor pendorong masih ditemukan aktivitas perokok di tempat tersebut.

“Kami langsung turunkan spanduk itu,” tegasnya.

Tags: , ,