Oknum Sipir Rutan Solo Selundupkan Sabu-Sabu Jalani Proses Hukum

Oknum Sipir Rutan Solo Selundupkan Sabu-Sabu Jalani Proses Hukum

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, petugas Rutan Solo membongkar penyalahgunaan narkoba oleh warga binaan pada Rabu (7/10/2020) pekan lalu. Diketahui, dua warga binaan mengonsumsi narkoba saat ada razia dan tes urine oleh petugas.

Dari hasil pemeriksaan terhadap dua warga binaan tersebut, mereka mendapat sabu-sabu itu dalam charger HP yang mereka selundupkan lewat sipir Rutan Solo berinisial F. Sipir tersebut saat ini sudah berstatus tersangka.

Seusai terlibat dalam kasus penyelendupan sabu-sabu ke dalam rutan, pekan lalu. Oknum Sipir Rutan Kelas 1A Solo berinisial F dibebastugaskan sementara atau skorsing.

Sanksi skorsing tersebut berlangsung selama F menjalani proses hukum hingga putusan pengadilan atas kasusnya berkekuatan hukum tetap atau inkracht.

Pada hari Senin (12/10/2020) kemarin, Urip Dharma Yoga selaku Kepala Rutan Solo, mengatakan bahwa telah menerima surat pemberitahuan dari kepolisian terkait penetapan sipir itu sebagai tersangka.

Baca Juga:  Kantor Leasing di Solo Jadi Klaster Baru Covid-19

Menurut Urip, ia tetap mengutamakan asas praduga tak bersalah dalam perkara sipir terlibat penyelundupan sabu-sabu ke dalam Rutan. Karenanya F hanya mendapat sanksi skorsing sembari menunggu proses hukumnya selesai.

Urip menambahkan, “Kalau nanti terbukti bersalah kami sampaikan kepada pimpinan untuk memberi petunjuk terkait sidang kode etiknya. Namun, sidang ini menunggu (proses hukum) inkracht dulu. Kami tetap menganut asas praduga tak bersalah meskipun yang bersangkutan sudah berstatus tersangka. Skorsing ini dari pimpinan Rutan Solo,” tambahnya.

Urip menjelaskan jika selama proses peradilan, F terbukti tidak bersalah, bukan berarti sidang kode etik berhenti.

Untuk mencegah penyelundupan sabu-sabu atau barang lainnya terulang kembali, Urip melarang petugas atau sipir Rutan Solo membawa barang apa pun ke dalam rutan.

Baca Juga:  KPK Kembali Panggil 3 Saksi Kasus Proyek Infrastruktur Dinas PUPR Kota Banjar

Urip menegaskan bahwa aturan itu bakal berlaku hingga suasana Rutan Solo kondusif. Ia akan mencabut kebijakan itu saat kepercayaan atau kredibilitas sipir Rutan Solo sudah kembali.

Tags: , ,