Pasien Covid-19 yang Kabur dari RSUD dr Moewardi Belum Ditemukan

Pasien Covid-19 yang Kabur dari RSUD dr Moewardi Belum Ditemukan

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, seorang pasien Covid-19 asal Kecamatan Jebres, Solo, kabur saat menjalani perawatan di RS Moewardi hari Selasa (27/10/2020) pagi. Sampai dengan hari Rabu (28/10/2020) siang, yang bersangkutan belum ditemukan.

Dari penelusuran, diketahui pasien tersebut tidak pulang ke rumah dan belum diketahui pasti ke mana pasien ini pergi.

Hingga hari Kamis (29/10/2020) kemarin, pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang kabur dari ruang perawatan RSUD dr Moewardi belum juga kembali.

FX Hadi Rudyatmo selaku Wali Kota Solo berharap pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang kabur dari ruang perawatan RSUD dr Moewardi tersebut segera pulang.

Rudy sapaan akrab Wali Kota Solo itu memastikan pasien tersebut dapat meneruskan proses karantina mandiri di rumah dan dijamin keamanannya. Termasuk untuk kebutuhan logistik yang diperlukan.

Baca Juga:  Gibran Dinilai Masih Muda, Bagyo Singgung Kemampuan Lestarikan Budaya

Rudy menuturkan, “Pasien yang kabur sampai Kamis belum diketahui keberadaannya. Namun, yang pasti kami sudah menghubungi pihak keluarga dan memastikan jika pasien kembali, bisa meneruskan proses karantina mandiri di rumah”.

Orang nomor satu di Solo itu juga meminta pasien tersebut paham arti pentingnya proses karantina mandiri yang wajib dijalani sebagai pasien positif Covid-19.

“Kami akan memahamkan itu. Kami pahamkan bahwa dia wajib melakukan karantina mandiri,” tutur Rudy.

Sementara itu, pada hari Kamis (29/10/2020) kemarin, sebanyak 40 orang tercatat menambah jumlah kasus konfirmasi Covid-19 di Kota Solo.

Kasus tambahan tersebut membuat jumlah konfirmasi positif Covid-19 Kota Solo kembali melonjak.

Dalam rinciannya, angka kumulatif kasus Covid-19 di Solo mencapai 1.140 yang terdiri dari 779 sembuh, 251 isolasi mandiri, 65 rawat inap, dan 45 meninggal dunia.

Baca Juga:  16 Tahun Berjalan, Mimpi dan Harapan Terus Disuarakan di Tengah Pandemi

Ahyani selaku Ketua Pelaksana Satuan Petugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Solo menjelaskan bahwa tambahan 40 kasus konfirmasi positif itu paling banyak dari hasil tracing yakni 29 kasus. Sebanyak 29 kasus tersebut merupakan ekor dari 15 indek kasus.

Kemudian lima kasus dari warga yang uji swab mandiri, dan sisanya delapan pasien suspek yang naik kelas jadi kasus konfirmasi.

Tags: , ,