Pasien Positif Covid-19 Boyolali Tambah 59 Orang Dalam Sepekan

Pasien Positif Covid-19 Boyolali Tambah 59 Orang Dalam Sepekan

Dalam waktu sepekan atau tepatnya pada 23-29 September 2020, pasien positif Covid-19 di Kabupaten Boyolali bertambah sebanyak 59 orang.

Penambahan tersebut tersebar di 15 kecamatan yang berada di Kabupaten Boyolali.

Berdasarkan informasi, jumlah total pasien positif Covid-19 di Kabupaten Boyolali mencapai 812 orang.

Mengenai penambahan 59 kasus dalam sepekan terakhir tersebut, beberapa di antaranya merupakan tenaga kesehatan.

Dari total 812 kasus itu, sebanyak 99 pasien masih dirawat di rumah sakit dan 45 pasien menjalani isolasi secara mandiri dan 637 pasien telah selesai isolasi alias sembuh. Sementara untuk jumlah pasien meninggal dunia terdapat 31 orang.

Mengenai penambahan kasus Covid-19 para tenaga kesehatan, Ratri S. Survivalina -Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali- mengatakan bahwa mereka berasal dari dua fasilitas kesehatan.

Baca Juga:  Angka Positif Covid-19 Solo Capai 1.079 Kasus

Yang pertama yakni Puskesmas Karanggede dan yang kedua adalah Klinik Mila Husada, Banyudono.

Ratri menyampaikan bahwa kasus nakes dari Puskesmas Karanggede terdapat 10 orang, sementara dari Klinik Mila Husada terdapat empat kasus.

Pada hari Selasa (29/9/2020) kemarin, Ratri mengatakan, “Terkait dengan penambahan kasus yang cukup menonjol pada pekan ini yang terjadi pada Senin (28/9/2020) sejumlah 24 kasus. Dari 24 kasus itu mayoritas dari pelacakan kontak erat. Kemudian yang bisa terlokalisir ada 10 kasus yang berasal dari Puskesmas Karanggede. Kemudian dari Klinik Mila Husada sebanyak empat kasus”.

Pihaknya menjelaskan bahwa untuk kasus yang terjadi dari Puskesmas Karanggede dan Klinik Mila Husada, masuk dalam enam klaster baru yang muncul dalam sepekan ini. Selain klaster dari dua faskes tersebut, ada empat kalster lain yang merupakan hasil penularan kasus positif yang terjadi sebelumnya.

Baca Juga:  28 Bayi Dan Anak Balita di Sukoharjo Terpapar Covid-19 Selama Pandemi

Ratri juga menyampaikan bahwa dua fasilitas kesehatan tersebut sudah diinstrusikan untuk dilakukan disinfeksi dan sterilisasi serta penutupan sementara.

Untuk Klinik Hudasa ditutup mulai 29-30 September 2020 dan untuk Puskesmas Karanggede sudah dilakukan penutupan pada 25-27.

“Sekarang aktivitas sudah kembali,” tambah Ratri.

Tags: , ,