Pejabat OJK dan Bursa Efek Diperiksa Karena Korupsi Asuransi Jiwasraya

Senin (13/7) kembali dilakukan pemeriksaan oleh Tim Jaksa Penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung RI kepada 13 orang saksi yang terkait dengan perkara tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT Asuransi Jiwasraya (persero) diantaranya, pejabat OJK dan Bursa Efek.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan RI, Hari Setiyono mengungkapkan, 13 saksi yang diperiksa untuk tersangka korporasi dan oknum pejabat OJK, Fakhri Ilmi. Adapaun yang diperiksa sebagai saksi.

Di antaranya, Ahmad Fuad selaku Kepala Departement Audit Internal OJK; Yetty Septirawati selaku Kepala Departement Management Resiko Dan Pengendalian Kualitas OJK; Siswani Wisudawti selaku Kepala Departement Penanganan Anti Fraud OJK; Erry Firmansyah selaku Mantan Dirut PTBursa Efek Indoneia periode 2002 s/d 2009;

Baca Juga:  KPK Periksa 2 Saksi Terkait Kasus Suap Wali Kota Tasikmalaya

Hari mengatakan, mereka diperiksa untuk mengungkap sejauh mana peran para saksi dalam menjalankan perusahaannya dan kaitannya dengan jual beli saham dari pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT Asuransi Jiwasraya (Persero) yang terjadi di Bursa Efek Indonesia.

“Adapun empat orang saksi untuk tersangka Fakhri Hilmi (OJK) diperiksa untuk mengetahui sejauhmana pelaksanaan tugas Tersangka sebagai Kepala Departemen Pengawas Pasar Modal 2 A tahun 2014 – 2017 dalam kaitannya dengan proses pengawasan jual beli saham dari pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT Asuransi Jiwasraya,” ujar Hari di Kejaksaan Agung, Selasa (14/7).

Pemeriksaan saksi dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan tentang pencegahan penularan Covid 19, antara lain dengan memperhatikan jarak aman antara saksi dengan Penyidik yang sudah menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap serta bagi para saksi wajib mengenakan masker dan selalu mencuci tangan menggunakan hand sanitizer sebelum dan sesudah pemeriksaan, ungkap hari.

Tags: , , ,